Selasa, 23 Februari 2016

Apa ciri dari puisi kontemporer?

Membaca dan Memahami Puisi Kontemporer
Puisi tersebut termasuk jenis puisi kontemporer. Yang paling menonjol dari puisi kontemporer adalah tingkat tipografinya. Puisi kontemporer tidak mementingkan tipografi yang konvensional seperti puisi lama atau puisi baru.

 Puisi kontemporer lebih mementingkan bentuk grafis atau fisik untuk mengungkapkan perasaan penyairnya. Penyair menata kata-kata sedemikian rupa untuk menimbulkan bunyi yang indah. Demi tujuan tersebut, penyair kadang-kadang membalikkan kata-kata yang mengaburkan makna. Hal itu terjadi juga pada puisi karya Noorca Marendra di atas. Sebetulnya kata-kata yang digunakannya katakata dalam percakapan sehari-hari. Akan tetapi, pemenggalan beberapa kata yang tidak sesuai aturan membuat kabur arti kata-kata tersebut. Akibatnya, makna puisi itu pun menjadi tidak jelas.


Puisi Komtemporer
Adapun ciri-ciri puisi kontemporer sebagai beriku
  1.  Bentuk fisiknya atau tipografinya tidak beraturan
  2.  Kata-kata disusun secara acak sesuai dengan tipografi yang diinginkan penyair.
  3.  Sebagian penyair menganggap makna dalam puisi kontemporer tidak diutamakan. Yang diutamakan bentuk fisiknya.
  4.  Sebagian penyair masih tetap mengutamakan makna puisinya, tetapi disajikan dengan tipografi bebas. Walaupun tidak mengutamakan makna, puisi kontemporer masih diikat dengan tema. Seperti contoh di atas, Noorca menuliskan puisi dengan mengangkat tema masalah sosial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iklan 300x250

Recent post

Popular Posts