Kamis, 25 Februari 2016

Sebutkan Contoh Ungkapan Penolakan dan Persetujuan dan contoh surat laporan diskusi?

Contoh Ungkapan Penolakan dan Persetujuan
Dalam diskusi, seminar, rapat, ataupun debat tentu ada banyak pertanyaan, tanggapan, ataupun sanggahan yang muncul. Entah pertanyaan, tanggapan, ataupun sanggahan itu diterima entah ditolak. Sebaiknya, untuk menampung berbagai pendapat tersebut, tunjuklah seseorang menjadi penulis. Penulis ini disebut notulis, sedangkan hasil pekerjaannya disebut notula.
Contoh ungkapan penolakan:
• kurang sependapat . . .
• kurang dapat diterima . . .
• perlu ditinjau kembali . . .
• kurang sesuai . . .
• belum sesuai dengan pokok masalah . . .
Contoh ungkapan persetujuan:
• saya sependapat . . .
• saya setuju . . .
• usul Anda baik, saya bisa menerima . . .
• pendapat Anda dapat diterima . .

Anda akan mengidentifikasi unsur-unsur laporan hasil diskusi, menyusun laporan hasil diskusi, dan melengkapi laporan dengan lampiran.



Anda telah melakukan diskusi kelompok. Dalam diskusi seorang sekretaris bertugas menulis atau mencatat hasil diskusi. Catatan hasil diskusi dapat berbentuk laporan. Laporan hasil diskusi dapat berbentuk seperti format berikut

Apa saja unsur penting dalam membuat surat dinas dan berikan contoh surat dinas?

Surat Dinas
Surat dinas merupakan surat resmi yang ditulis oleh instansi, jawatan, atau organisasi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan instansi, jawatan, atau organisasi. Surat dinas menggunakan bahasa baku dan efektif. Bahasa baku adalah bahasa yang diakui benar menurut kaidah yang dibakukan. Bahasa efektif adalah bahasa yang sederhana atau tidak berbelit-belit, ringkas, jelas, dan tidak mengandung makna ganda. Surat dinas memiliki bagian-bagian atau unsur-unsur penting. Unsurunsur penting yang ada dalam surat dinas antara lain:
1. kepala surat (kop surat),
2. perihal/hal surat,
3. nomor surat,
4. lampiran (boleh ada boleh tidak),
5. tanggal pembuatan surat,
6. nama dan alamat tujuan surat (alamat dalam),
7. salam pembuka atau pembuka surat,
8. isi surat,
9. salam penutup atau penutup surat,
10. tanda tangan, nama, dan jabatan pengirim,
11. tembusan (boleh ada boleh tidak).


 Contoh surat dinas
 
Selain surat undangan dinas, jenis surat dinas yang lain sebagai berikut.
1. Surat izin peminjaman alat-alat
2. Surat izin peminjaman tempat
3. Surat pengangkatan
4. Surat keputusan
5 Surat perintah
6. Surat tugas
7. Surat kuasa

Sebutkan tanda jeda dan intonasi pada puisi dan pantun serta hal yang harus diperhatikan dalam mengungkapkan kritik dan saran.?

Hal-Hal yang Perlu Ditanggapi Saat Mendengarkan Pembacaan Puisi Hal-hal yang perlu ditanggapi saat mendengarkan pembacaan puisi sebagai berikut.
  1. Lafal adalah cara seseorang mengucapkan bunyi bahasa (huruf, kata, dan frasa). Lafal disebut juga pengucapan. Apakah huruf, kata-kata, ataupun frasa dalam puisi yang dibacakan sudah dilafalkan dengan jelas dan tepat?
  2. Ketepatan penggunaan jeda. Pelajarilah puisi dan pantun. Cobalah berlatih mengucapkan lafal kata dan kalimat dengan intonasi yang sesuai. Jangan lupa ekspresikan dengan tepat
  3.  Intonasi adalah ketepatan mengucapkan tinggi rendahnya kalimat. Apakah kalimat demi kalimat dalam puisi sudah dibaca dengan intonasi yang sesuai dengan isi atau jenis kalimat? Misalnya, kalimat seru harus dibaca menggunakan intonasi naik
  4.  Ekspresi wajah. Ekspresi wajah adalah perubahan roman muka pembaca puisi ketika membacakan puisi. Suatu hal yang tidak tepat jika pembaca puisi bertema kesedihan membawakannya dengan ekspresi wajah gembira
  5.  Tandailah jeda dan intonasi pada puisi dan pantun yang Anda temukan. Anda dapat menggunakan  tanda-tanda berikut
Cara Menyampaikan Komentar
Komentar yang Anda sampaikan dapat berupa kritik dan saran. Kritik dan saran dapat disampaikan sebagai reaksi terhadap sesuatu, misalnya laporan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengungkapkan kritik dan saran.
1. Menyimak dengan saksama laporan yang disampaikan dari awal hingga akhir.
2. Mencatat hal-hal yang hendak diberi kritik atau saran.
3. Mengemukakan kritik atau saran dengan bahasa yang baik.
4. Berikan argumen untuk memperkuat kritik atau saran yang Anda ungkapkan.
5. Jika kritik atau saran disampaikan secara lisan, perlu diperhatikan hal-hal berikut.
  1.  Kemukakan kritik dan saran dengan bahasa yang baik, nada yang biasa, tidak terkesan menentang atau mengejek, dan tidak perlu tergesa-gesa.
  2. Jika memang diperlukan untuk memperjelas apa yang dimaksud, bisa diberikan penekanan-penekanan pada bagian-bagian yang dimaksud.

Apa saja tanda-tanda penting dalam membaca teks pidato?

Pelajar Indonesia telah terbukti menunjukkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih beberapa medali di berbagai olimpiade nasional atau internasional. Salah satu prestasi pelajar Indonesia dapat Anda ketahui dari pidato yang akan Anda bacakan di hadapan guru dan teman-teman Anda. Pada saat Anda membacakan naskah pidato, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu suara harus lantang dan jelas (kejelasan suara), tinggi rendahnya suara harus jelas (intonasi), dan penandaan hal-hal yang penting dari isi pidato (penandaan kata-kata kunci). Selain itu, seorang pembawa pidato harus mempunyai rasa percaya diri dan keberanian. Pada waktu membawakan pidato, seorang pembawa pidato hendaknya sesekali mengarahkan pandangannya ke arah pendengar. Dengan demikian, pendengar merasa dihargai dan seakan-akan diajak bicara. Ketika Anda menandai naskah pidatotersebut, gunakan tanda-tanda berikan


Bacalah dalam hati contoh  naskah pidato berikut ini!

Bapak dan Ibu guru yang saya hormati, serta siswa-siswi peserta Olimpiade Matematika wakil Indonesia yang saya cintai. Selamat siang dan salam sejahtera. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam suasana yang bahagia ini.Pada kesempatan ini saya akan menyampaikan rasa bangga dan salut kepada siswa-siswi delegasi Indonesia. Adapun rasa bangga saya tertumpah ketika mengetahui delegasi Indonesia menduduki peringkat pertama dalam ajang Olimpiade Matematika. Di satu pihak banyak orang meramalkan bahwa pelajar Indonesia tidak pernah diunggulkan, di lain pihak ada yang terkesan meremehkan. Namun, delegasi Indonesia mampu unjuk prestasi dalam Olimpiade Matematika. Delegasi Indonesia ternyata mampu menjadi juara umum dengan menyisihkan 33 delegasi pelajar dari negara lainnya. Prestasi tersebut memang di luar ramalan banyak orang.

Tim kita akan berprestasi memang ada yang meramalkan, tetapi kalau prestasinya dapat maksimal memang sangat sedikit yang memprediksikan. Mereka meramal delegasi kita tidak akan berprestasi maksimal mengingat kinerja dan manajemen pendidikan kita yang memprihatinkan. Jika ada yang pesimis terhadap prestasi pelajar Indonesia memang bukan tanpa alasan. Alasannya, selama ini prestasi pelajar kita dalam forum olimpiade memang hampir selalu jeblok, walaupun tidak bisa dikatakan tidak berprestasi sama sekali. Bapak guru dan Ibu guru, serta anak-anakku yang berbahagia. Kita menyadari bahwa masalah-masalah tersebut menjadi tanggung jawab kita semua. Apakah kemenangan delegasi Indonesia dalam Olimpiade Matematika dapat mencerminkan kualitas pelajar Indonesia? Oh, tentu saja tidak, bahkan jauh daripada itu. Kita harus jujur, dari setiap 100 pelajar SMA di Indonesia, mencarisatu yang sekualitas juara Olimpiade Matematika tentu sangat sulit. Maka dari itu, kita harus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan nasional kita. Bapak, Ibu, dan siswa-siswi semuanya, sekian pidato saya, mari bersamasama kita majukan pendidikan di negeri kita ini, terima kasih, dan selamat siang

Apa saja yang menarik dari buku biografi?

Pengertian dan Hal-Hal Menarik dari Buku Biografi
Buku biografi merupakan salah satu jenis buku nonfiksi. Buku biografi berisi riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Buku biografi memaparkan kehidupan seorang tokoh sejak kecil sampai tua. Bahkan, sampai meninggal dunia. Selain itu, semua jasa, buah karya, dan segala hal yang dihasilkan oleh tokoh tersebut ditulis dalam buku biografi tersebut. Setelah membaca buku biografi, Anda dapat menyampaikan inti sari buku biografi kepada orang lain. Inti sari buku biografi berupa hal-hal penting dan hal-hal menarik yang terdapat dalam buku serta isi buku. Hal-hal menarik yang dapat Anda temukan dalam sebuah buku biografi antara lain:
1. karya-karya tokoh,
2. pandangan hidup tokoh,
3. jasa-jasa tokoh,
4. perjuangan mencapai keberhasilan tokoh, dan
5. kisah hidup tokoh (latar belakang).

Cara menyampaikan inti sari biografi sebagai berikut.
1. Catatlah inti sari biografi secara lengkap.
2. Sampaikan inti sari biografi dengan kalimat yang jelas dan efektif.

Contoh Buku Biografi M .Hatta
Jejak Langkah Perjuangan
a. Peranan Hatta dalam Perhimpunan Indonesia. . . .
Rasa kebangsaan mulai tumbuh di hati mahasiswa-mahasiswa itu. Nama IndischeVereniging mereka ganti menjadiIndonesische Vereniging. Mereka tidak maulagi menyebut diri sebagai orang Hindia. Perkataan Hindia menggambarkan bahasa yang terjajah. Kemudian, nama Indonesische Vereniging mereka ganti lagi menjadi Perhimpunan Indonesia (PI). Dengan nama itu rasa kebangsaan semakin jelas. Namun, majalah Hindia Putera mereka ganti menjadi Indonesia Merdeka. Mula-mula Hatta duduk sebagai anggotabiasa. Semua mahasiswa memahami Hatta.

b. Hatta Memimpin Pendidikan Nasional Indonesia
Sementara itu, di Indonesia sudah berdiri partai baru. Partai itu bernama Partai Nasional Indonesia (PNI), didirikan di Bandung tanggal 4 Juli 1927. Di antara para pendirinya terdapat beberapa orang bekas anggota PI. Mereka sudah kembali ke Indonesia.
. . . .
Hatta menulis surat kepada ”Golongan Merdeka”. Dianjurkannya agar mereka mendirikan partai baru. Dimintanya supaya diterbitkan pula sebuah majalah. Gunanya untuk penerangan kepada masyarakat apa yang menjadi tujuan partai. Dengan demikian rakyat akan mengetahuinya. Anjuran Hatta diturut oleh ”Golongan Merdeka”. Mereka mendirikan partai yang diberi nama Pendidikan Nasional Indonesia. Singkatannya tetap PNI. Tetapi partai itu lebih dikenal dengan nama PNI Baru. PNI Baru menerbitkan sebuah majalah. Namanya Daulat Rakyat. Nama itu Hatta yang memberikannya.

c. Masa Pembuangan di Digul dan Banda Naira
Hatta tidak dibawa ke depan pengadilan.Hal itu sudah diduganya sejak semula. Ia sudah tahu apa yang akan dilakukan pemerintah terhadapnya. Hukuman untuknya sudah ditentukan.

Ia dibuang ke Digul, Irian Jaya. Ia diasingkan dari masyarakat ramai, dipisahkan dari rakyat yang dicintainya. Ia dianggap berbahaya, pengganggu ketenteraman umum. Pada hari yang ditentukan, Hatta dikeluarkan dari penjara. Ia dibawa dengan sebuah kendaraan ke Tanjung Priok. Dalam kendaraan itu ada pula Syahrir dan Bondan. Di Tanjung Priok sudah menunggu Maskun, Murwoto, Burhanuddin, dan Suka. Mereka dibawa dari Bandung. Semuanya akan dibuang ke Digu

Dari mana saja sebuah informasi dapat diperoleh?

Informasi dapat Anda peroleh saat mendengarkan laporan. Informasi yang kita  catat berupa pokok-pokok laporan. Pokok-pokok laporan disebut juga hal-hal penting dalam laporan. Laporan memuat fakta dan pendapat. Fakta merupakan keadaan atau hal yang benar-benar terjadi. Sebaliknya, pendapat merupakan perkiraan, pikiran, dan anggapan tentang suatu hal. Pendapat yang dikeluarkan seseorang dapat berbeda-beda tergantung sudut pandang dan latar belakang yang dimiliki. Pendapat disebut juga opini. Informasi juga dapat Anda peroleh dengan diskusi. Diskusi dilakukan untuk membahas suatu masalah atau peristiwa. Saat melakukan diskusi Anda dapat menyampaikan pendapat atau tanggapan. Pendapat dan tanggapan yang Anda ungkapkan harus disertai dengan alasan yang logis. Tanggapan yang Anda sampaikan dapat menyetujui atau menolak pendapat orang lain. Namun, Anda harus mengungkapkan pendapat dan tanggapan Anda dengan kalimat yang sopan. Pendapat dan tanggapan yang Anda ungkapkan tidak boleh menyinggung perasaan orang lain.

Selain dari diskusi, Anda juga dapat memperoleh informasi dari bacaan. Informasi yang Anda perlukan dapat Anda temukan dalam ide pokok dan penjelas setiap paragraf dalam bacaan. Ide pokok paragraf merupakan inti atau utama. Kalimat utama paragraf dapat ditemukan di awal, akhir, awal dan akhir, atau seluruh paragraf. Setelah membaca bacaan, Anda dapat memberikan pendapat dan tanggapan terhadap bacaan yang Anda baca. Anda juga dapat memberikan pendapat dan tanggapan terhadap buku. Pendapat dan tanggapan tersebut Anda tuangkan dalam resensi. Resensi buku bertujuan memberikan rangsangan kepada pembaca agar membaca dan memiliki buku tertentu. Meresensi sebuah buku berarti memberi ulasan tentang buku. Dalam sebuah resensi terdapat pokok-pokok resensi. Pokok-pokok resensi buku sebagai berikut.
1. Identitas buku
2. Pembuka resensi
3. Macam atau jenis buku yang diresensi
4. Keunggulan buku
5. Kelemahan buku
6. Nilai buku

Selasa, 23 Februari 2016

Berikan contoh penulisan esai secara lengkap?

Esai merupakan salah satu bentuk wacana. Biasanya esai menjelaskan suatu permasalahan. Karangan esai adalah karangan prosa yang membahas satu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Esai membahas masalah aktual yang sedang ramai dibicarakan umum. Karangan berbentuk esai singkat, padat, dan fokus pada objek yang dibahas. Esai disampaikan dengan bahasa yang ringan. Setiap penulis esai mempunyai gaya khas dalam membahas suatu masalah.

Insektisida Biji Jarak
Pernahkah kita membayangkan bahwa tanaman jarak yang tumbuh liar di halaman rumah ternyata bermanfaat? Jarak yang ditanam sebagai tanaman pagar itu ternyata mempunyai multifungsi. Jarak dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar minyak. Jarak pun mempunyai racun mematikan. Racun ini bisa menjadi sahabat, tetapi bisa juga menjadi musuh manusia. Tanaman jarak memang mudah tumbuh di mana-mana. Asal-usul tanaman ini memang masih jadi bahan perdebatan. Namun, banyak pendapat yang mengatakan bahwa jarak berasal dari Amerika Latin. Dari sana jarak menyebar ke Afrika lalu menyebar ke seluruh dunia.

Karena mudah tumbuh, tanaman jarak ini dimanfaatkan sebagai pagar halaman. Bahkan, di Mali, Afrika Barat, tanaman jarak ini sengaja ditanam untuk melindungi kebun dari gangguan binatang perusak. Alasannya sederhana. Tumbuhan jarak ini mudah dipelihara, tahan lama, dan daunnya tidak disukai hewan pengganggu.

Di balik ‘kesederhanaannya’ sebagai tanaman yang mudah tumbuh, tanaman jarak menyimpan banyak manfaat. Biji jarak merupakan sumber minyak nabati yang multimanfaat. Minyak jarak dapat dimanfaatkan sebagai penerangan dan bahan bakar. Selain itu, minyak jarak juga dapat digunakan dalam bidang farmasi, industri, dan otomotif. Dalam farmasi, minyak jarak jenis kaliki dapat dimanfaatkan sebagai perangsang buang air besar. Minyak jarak yang dikenal dengan nama minyak kastroli ini juga dapat digunakan sebagai bahan perawatan rambut.

Dalam industri, minyak kastroli dipakai sebagai campuran pembuatan sabun, lotion, dan produkproduk produkproduk kosmetik. Selain itu, minyak kastroli juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat cat dan plastik.

Sementara itu, dalam bidang otomotif minyak kastroli digunakan sebagai bahan pelumas. Bahkan, nama kastroli ini digunakan sebagai merek pelumas yang cukup terkenal.

Di balik kemanfaatannya itu, ternyata minyak jarak juga dapat menjadi musuh kita. Biji jarak terutama biji jarak kaliki, mengandung racun yang dapat mencelakai manusia. Racun biji jarak ini dinamai racun ricin yang diambil dari nama latinnya Ricinus. Secara kimiawi ricin tergolong protein yang mudah rusak dengan pemanasan tinggi. Ricin juga tidak larut dalam lemak. Itulah sebabnya, pada saat proses pengambilan minyak dari biji jarak, ricin terpisah sebagai residu.

Karena kandungan racun ini, biji jarak kaliki harus diperlakukan ekstra hati-hati. Lebih-lebih jika anak-anak yang memegangnya. Agar tidak meracuni, maka biji jarak kaliki harus ditumpas saat masih berupa bunga atau buah muda.

Karena alasan racun yang mematikan ini pulalah biji jarak dimanfaatkan sebagai pestisida alami. Serangga pengganggu tanaman akan langsung mati jika disemprot dengan racun alami ini. Dibandingkan dengan pestisida sintetis, biopestisida jarak mempunyai beberapa kelebihan. Pestisida biji jarak dapat dibuat sendiri dengan mudah dan murah. Racun biji jarak inilah agaknya yang menjadikan tiga siswa SMP menjadi pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja Disdikda Bojonegoro. Mereka mengadakan penelitian dan percobaan terhadap biji jarak kering. Dari biji jarak kering itulah mereka membuat insektisida yang ramah lingkungan

Penelitian tiga siswa itu bermula dari persoalan bahwa Indonesia sebagai negeri agraris kurang mampu memenuhi kebutuhan pangan. Penyebabnya adalah banyak kendala yang dihadapi petani dalam bertani. Salah satunya adalah penggunaan insektisida yang tidak ramah lingkungan. Selama ini insektisida yang digunakan petani sifatnya sintetis dan merusak kandungan hara tanah. Masalah itulah yang mendorong ketiga siswa tersebut mengadakan penelitian. Mereka mencari bahan insektisida yang ramahblingkungan.

Mereka pun memilih biji jarak yang dikenal banyak manfaatnya. Namun, belum banyak yang memanfaatkannya. Dari penelitian yang dilakukan, mereka menemukan bahwa biji jarak bisa menjadi insektisida alternatif. Mekanisme kerja yang dilakukan ketiga siswa tadi sebagai berikut
  1. Biji jarak kering ditumbuk hingga menjadi serbuk halus
  2.  Serbuk halus biji jarak ditakar sesuai dengan komposisinya, kemudian direndam.
  3. Setelah direndam, serbuk biji jarak dimasukkan dalam botol penyemprot. Takarannya, 100 mlper 8 gram hingga 10 gram serbuk biji jarak.
  4. Serbuk jarak pun siap digunakan untuk membasmi serangga. Insektisida biji jarak ini murah dan murah. Selain itu, bersifat biodegradabel atau terurai di alam. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika hasil penelitian biji jarak sebagai insektisida pembunuh serangga ini dipatenkan. Kemudian, resep dan cara pemanfaatannya disebarluaskan di kalangan petani Indonesia.Itulah sekelumit kisah tanaman jarak. Tanaman sederhana yang punya banyak manfaat. Sayangnya, belum banyak orang yang tahu manfaatnya. Yang  tahu pun belum tentu dapat memanfaatkannya. Maka dari itu, marilah kita memanfaatkan tanaman jarak. Kita mulai dengan menanam jarak di pekarangan rumah.



Esai terdiri atas tiga bagian, yaitu pembuka, isi, dan penutup. Namun, esai tidak
selalu disertai dengan penutup yang berupa kesimpulan

Apa ciri dari puisi kontemporer?

Membaca dan Memahami Puisi Kontemporer
Puisi tersebut termasuk jenis puisi kontemporer. Yang paling menonjol dari puisi kontemporer adalah tingkat tipografinya. Puisi kontemporer tidak mementingkan tipografi yang konvensional seperti puisi lama atau puisi baru.

 Puisi kontemporer lebih mementingkan bentuk grafis atau fisik untuk mengungkapkan perasaan penyairnya. Penyair menata kata-kata sedemikian rupa untuk menimbulkan bunyi yang indah. Demi tujuan tersebut, penyair kadang-kadang membalikkan kata-kata yang mengaburkan makna. Hal itu terjadi juga pada puisi karya Noorca Marendra di atas. Sebetulnya kata-kata yang digunakannya katakata dalam percakapan sehari-hari. Akan tetapi, pemenggalan beberapa kata yang tidak sesuai aturan membuat kabur arti kata-kata tersebut. Akibatnya, makna puisi itu pun menjadi tidak jelas.


Puisi Komtemporer
Adapun ciri-ciri puisi kontemporer sebagai beriku
  1.  Bentuk fisiknya atau tipografinya tidak beraturan
  2.  Kata-kata disusun secara acak sesuai dengan tipografi yang diinginkan penyair.
  3.  Sebagian penyair menganggap makna dalam puisi kontemporer tidak diutamakan. Yang diutamakan bentuk fisiknya.
  4.  Sebagian penyair masih tetap mengutamakan makna puisinya, tetapi disajikan dengan tipografi bebas. Walaupun tidak mengutamakan makna, puisi kontemporer masih diikat dengan tema. Seperti contoh di atas, Noorca menuliskan puisi dengan mengangkat tema masalah sosial.

Sebutkan bentuk wacana tertulis, proposal terdiri atas bagian-bagian dan berikan contoh proposal?

Proposal merupakan rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja. Biasanya proposal dibuat sebelum suatu kegiatan dilaksanakan. Dengan proposal suatu kegiatan dilaksanakan. Dengan kata lain, sebuah proposal digunakan sebagai dasar untuk melakukan suatu kegiatan. Sebagai salah satu bentuk wacana tertulis, proposal terdiri atas bagian-bagian berikut.
1. Latar Belakang
Dalam bagian ini disajikan alasan suatu kegiatan harus dilaksanakan.

2. Masalah
Bagian ini menyajikan rumusan permasalahan yang akan diselesaikan dengan kegiatan yang telah ditentukan atau dipilih.

3. Tujuan
Setiap kegiatan pasti punya tujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang ditemukan. Oleh karena itu, dalam bagian ini disajikan rumusan langkah untuk menyelesaikan masalah.

4. Sasaran
Bagian ini berisi lembaga, personel, organisasi, atau kelompok masyarakat tertentu yang dikenai kegiatan ini.

5. Pelaksanaan
Bagian ini menyajikan langkah-langkah atau teknik pelaksanaan kegiatan.

6. Jadwal Pelaksanaan
Hari, tanggal, pukul, tempat, dan pelaksanaan jenis kegiatan tercantum dalam bagian ini.

7. Anggaran
Setiap kegiatan pasti bersangkut paut dengan pembiayaan pelaksanaan kegiatan tersebut. Oleh karena itu, dalam proposal perlu dicantumkan anggaran pembiayaan semua kegiatan yang akan dilaksanakan.

8. Penutup
Proposal ini diakhiri dengan kalimat penutup. Setelah itu, dicantumkan tanda tangan dan nama terang serta jabatan atau kedudukan pembuat dan penanggung jawab proposal

Proposal Kegiatan Lomba Karya Ilmiah
SMA Kartika Bangsa – Malang
Jalan Batu Km. 5, Malang


A. Latar Belakang
Lomba karya ilmiah merupakan salah satu sarana untuk menumbuhkan budaya ilmiah di kalangan para pelajar. Melalui karya ilmiah ini diharapkan para pelajar terdorong untuk menghasilkan penemuan-penemuan ilmiah yang baru. Penemuan-penemuan ilmiah tersebut diharapkan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari

B. Masalah
Setiap tahun Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengadakan Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) secara nasional. Selain membawa nama harum sekolah, para pemenang lomba akan mendapatkan hadiah yang membanggakan. Bahkan, para pemenang akan menjadi duta bangsa dalam kegiatan serupa bertaraf internasional. Selama ini belum pernah sekali pun SMA Kartika Bangsa, Malang, mengikuti Lomba Karya Ilmiah Remaja tersebut. Padahal, banyak siswa SMA Kartika Bangsa yang berprestasi. Hanya saja, kemampuan mereka dalam menemukan karya ilmiah baru belum terakomodasi. Prestasi mereka hanya terlihat pada nilai rapor. Akar dari permasalahan tersebut seperti uraian di bawah ini
  1.  Sekolah tidak atau belum memfasilitasi siswa-siswinya mengembangkan kemampuannya untuk mengadakan penelitian ilmiah.
  2.  Belum ada guru yang khusus membimbing para siswa berkegiatan ilmiah
  3.  Belum ada kegiatan di sekolah yang memfasilitasi siswa untuk menunjukkan kemampuannya dalam penelitian ilmiah.
C. Tujuan
Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, Lomba Karya Ilmiah ini diadakan dengan tujuan sebagai berikut.
1. Memotivasi dan memacu siswa untuk berprestasi dalam penelitian ilmiah.
2. Memfasilitasi siswa menunjukkan kemampuannya untuk menghasilkan karya ilmiah.
3. Mengirimkan wakil SMA Kartika Bangsa, Malang, dalam kancah serupa di tingkat nasional

D. Sasaran
Sasaran kegiatan ini semua siswa SMA Kartika Bangsa, Malang

E. Pelaksanaan
Lomba Karya Ilmiah SMA Kartika Bangsa, Malang, akan dilaksanakan dengan teknis sebagai berikut.
1. Sosialisasi program kegiatan kepada para siswa.
2. Pelaksanaan kegiatan yang dirinci dalam tahap-tahap berikut.
a. Pemilihan kandidat setiap kelas sesuai dengan tema yang harus diangkat dalam penelitian ilmiah.
b. Mengadakan penelitian ilmiah.
c. Mempresentasikan hasil penelitian ilmiah.
d. Memilih pemenang lomba karya ilmiah.

3. Jenis karya ilmiah yang harus diteliti peserta dikelompokkan dalam  tiga bidang.
a. Bidang Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan.
b. Bidang Pengetahuan Alam.
c. Bidang Pengetahuan Teknik.

4. Ruang lingkup lomba meliputi upaya pemenuhan kebutuhan dasar manusia yang diutamakan pada:
a. bidang kesehatan,
b. pertanian pangan, atau
c. masalah-masalah sosial budaya.
5. Sekolah menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan siswa dalam mengadakan percobaan
    atau penelitian.

6. Pelaksanaan dilakukan selama satu semester dengan tujuan penelitian atau percobaan yang
    dilaksanakan siswa benar-benar maksimal.

Bagaimana Cara Menulis Kritik dan Esai?

Cara Menulis Kritik dan Esai
Dalam melakukan misi kritiknya, seorang kritikus melakukan empat langkah seperti berikut
  1. Dengan sikap serbamenanya melakukan penjelajahan sambil melakukan penikmatan. Kemudian, membuat tafsiran-tafsiran agar karya datang secara utuh dengan jalan melihat keseluruhan karya serta memadunya dengan pengalaman membaca karya yang lain.
  2.  Menempatkan diri dalam karya sastra itu. Dalam hal ini mau tidak mau, diakui atau tidak, ia terpengaruh oleh unsur-unsur yang melahirkan karya serta unsur-unsur tata nilai tempat karya itu dilahirkan.
  3. Memberikan dasar-dasar penilaian sebagai tolok ukur untuk menyatakan pendapat baik atau tidaknya karya tersebut dan mengetahui syarat-syarat suatu karya yang dapat dikatakan baik.
  4. Membuka dirinya terhadap nilai baru yang muncul dari karya yang baru dibacanya. Hal ini tergantung pada keterbukaan dan kepekaan jiwa yang bersangkutan dan daya mampu karya itu memberikan nilai  baru.

Fungsi kritik sastra sebagai berikut.
1. Untuk pembinaan dan pengembangan sastra.
2. Untuk pembinaan kebudayaan dan apresiasi seni.
3. Untuk menunjang ilmu sastra.

Langkah-langkah menulis kritik atau esai sebagai berikut.
  1. Menentukan masalah atau objek yang akan Anda bahas dalam kritik atau esai yaitu objek yang aktual.
  2. Menyusun kerangka kritik atau esai yang akan ditulis berdasarkan masalah atau objek yang akan dibahas.Contoh: kerangka kritik atau esai objek atau masalah pokok masalah paragraf pembuka (1) pokok masalah paragraf  dst pokok masalah paragraf penutup
  3. . Menyusun paragraf pembuka.
  4.  Menuliskan isi kritik atau esai ke dalam beberapa paragraf. Isi esai adalah pendapat pribadi penulis esai terhadap suatu masalah yang dianggap menarik. Isi kritik adalah penilaian terhadap karya sastra yang dianggap menarik. Gunakan gaya bahasa Anda sendiri.
  5.  Menuliskan paragraf penutup. Paragraf penutup boleh ada boleh tidak tergantung penulis esai dan kritik.

Sebutkan Syarat-syarat kritik dalam karya sastra dan contoh Esai?

Syarat-syarat kritik dalam karya sastra sebagai berikut.
1. Kritikan harus berupaya membangun dan menaikkan taraf kehidupan sastra.
2. Kritikan harus bersifat objektif tanpa prasangka dan secara jujur dapat mengatakan yang baik itu baik dan yang kurang itu kurang

3. Kritikan harus mampu memperbaiki: cara berpikir, cara hidup, dan cara bekerja para sastrawan sebab hal itu memberi pengaruh terhadaphasil karyanya.

4. Kritikan harus disesuaikan dengan lingkup kebudayaan dan tata nilai yang berlaku serta memiliki rasa cinta dan tanggung jawab yang mendalam terhadap pembinaan kebudayaan dan tata nilai yang benar.

5. Kritikan dapat membimbing pembaca berpikir kritis dan dapat menaikkan kemampuan apresiasi masyarakat terhadap sastra. Selain kritik, dikenal juga esai baik esai sastra maupun esai nonsastra. Esai adalah karangan yang membahas suatu masalah secara sepintas dari sudut pandang pribadi penulisnya. Dalam esai, penulis membahas suatu objek yang aktual menggunakan sudut pandang pribadi. Esai berisi pendapat atau pandangan pribadi penulis terhadap suatu objek. Esai berupaya meyakinkan pembaca untuk menerima pendapat atau pandangan. Objek esai boleh apa saja dari masalah kecil sampai masalah besar, seperti masalah ekonomi, kebudayaan, sosial, keamanan, karya sastra, atau politik.

Esai cenderung singkat, padat, dan terfokus pada objek yang ditulis. Esai menggunakan gaya bahasa yang sangat pribadi atau personal sesuai dengan karakter sang penulis. Selain itu, pilihan kata atau istilah yang digunakan pun sangat pribadi. Gaya bahasa dan pilihan kata yang digunakan pada esai ditentukan oleh penulis esai sendiri. Misalnya Mahbuh Djunaedi (alm.), ia dikenal sebagai penulis esai dengan gaya bahasa satire (sindiran). Banyak sindiran yang dikemukakan oleh Mahbuh. Esai menggelitik, jenaka, dan enak dibaca walaupun isinya merupakan kritik pedas. Esai dapat Anda temukan/baca di media cetak, seperti surat kabar atau majalah
 
Contoh Esai
 Sajak-Sajak Cerah
Elaborasi terhadap kata-kata yang marak dilakukan oleh para penyair di tahun 1970-an. Berbagai upaya pembebasan kata serta pemanfaatan musikalitas serta kandungan nuansa kata didapat dari akar tradisi. Di awal tahun 1980-an mulai dianggap selesai atau telah sampai pada titik jenuh. Tahun 1980-an perhatian utama para penyair cenderung beralih pada imaji. Kata-kata cenderung diberi peran terutama sebagai alat menciptakan dan menyampaikan imaji (gambar dalam pikiran serta hati) dari penyair atau sajak untuk para pembacanya. Bila pada dasawarsa sebelumnya dilakukan upaya pembebasan bagi katakata,pada periode berikutnya, tahun 1980-an, imajilah yang ingin dibebaskan. Kata-kata hanya sekadar alat untuk membangun kehadiran imaji yang kebebasannya bisa begitu ekstrem, sehingga tak perlu

diperhitungkan apakah sinkron dengan imaji-imaji pada ungkapan-ungkapan dari larik-larik atau bait-bait sebelum atau sesudahnya. Sajak sebagai kesatuan dari berbagai imaji yang saling mendukung dalam suatu kesatuan, kurang dihiraukan. Imaji-imaji tidak diupayakan saling bahumembahu untuk mengarah pada suatu pemusatan (fokus).


 Agaknya ada pengaruh pandangan posmo yang sedang populer waktu itu. Yang pentingkehadiran berbagai imaji walau hanya sesaat, artinya boleh dihapus oleh imaji sebelumnya atau berikutnya. Dalam bentuk yang ekstrem, sajak seakan membiarkan pembaca memilih imaji-imaji atau lariklarik atau bait-bait mana yang penting, dan selebihnya boleh dianggap sebagai intro, epilog, atau ornamen, yang bisa pula dibuang atau tak dibaca. Mitos bahw setiap kata dalam sajak adalah penting dan tidak bisa diabaikan atau dihapus, tidak lagi dipercayai. Membaca sajak bisa dianggap membaca suatu teks yang cerai-berai dan pecah-belah. Teori gestalt adalah angin yang sudah lalu. Tidak heran kalau sajak bisa jadi gelap. Minim pintu, arah, tanda, dan isyarat yang diberikan pada pembaca untuk menciptakan sesuatu yang masuk hati dan akal sehat.
 

Namun, kegelapan sebuah sajak adalah kebebasan bagi pembaca. Sajak yang ekstrem gelap menciptakan pembaca yang ekstrem merdeka. Kebebasan ekstrem dari pembaca untuk menunda atau membuangnya sebagai sajak. Atau pembaca mencipta kembali sajak yang dibaca, dalam porsi yang lebih dari diri pembaca dibandingkan dengan diri sajak.
 

Mungkin karena jenuh, di tahun 1990-an para penyair kembali menulis puisi dengan memerhatikan kata dan tidak melulu menekankan kehadiran kebebasan imaji sebagai yang utama. Kata-kata diupayakan menciptakan keutuhan sajak. Dan sajak menjadi transparan. Tentu saja yang dituliskan di atas adalah gejalagejala atau kecenderungan yang sengaja dibuat hitam putih untuk penyederhanaan. Kelekatan kata dengan imaji adalah suatu yang niscaya, jadi memisahkan satu dengan yang lainnya tidak segampang membedakan toilet pria dan toilet perempuan. Juga hendaknya diingat sajak gelap ataupun sajak terang tidak langsung berkaitan dengan mutu, sebagaimana mutiara hitam dan putih adalah sama-sama mutiara. Di samping itu, elaborasi pada kata-kata saja bisa pula  menimbulkan sajak yang gelap

Bagaimana cara Berpidato tanpa teks ?

Berpidato dengan Menarik
Jika Anda dapat menyampaikan pidato dengan menarik, tentu para pendengar akan merasa senang dan tidak akan bosan. Sebenarnya bekal utama bagi Anda agar dapat berpidato dengan menarik adalah benar-benar menguasai topik atau masalah yang akan disampaikan. Dengan begitu,Anda pun dapat menyampaikan pidato sesuai dengan tujuan yang Anda inginkan. Apakah Anda bertujuan untuk menghibur, mempengaruhi, ataukah bertujuan untuk memberitahukan sesuatu kepada pendengar. Pada saat berpidato Anda dapat membawa teks atau tanpa teks. Namun, pada kesempatan ini Anda akan berlatih pidato tanpa teks. Bagaimanakah caranya? Berpidato tanpa teks dapat Anda lakukan dengan menggunakan beberapa cara berpidato berikut.
1. Menghafal
Sebelum berpidato, Anda dapat menyusun naskah terlebih dahulu. Kemudian, menghafalkannya.

2. Ekstemporan
Sebelum berpidato, terlebih dahulu Anda dapat menyiapkan catatan berupa garis-garis besar masalah yang akan dipidatokan. Pada saat berpidato garis-garis besar masalah tersebut dapat Anda kembangkan secara lisan dengan bahasa yang menarik dan sesuai dengan tujuannya.

3. Impromtu
Pembawa pidato menyampaikan pidatonya dengan serta merta atau spontan, tanpa persiapan terlebih dahulu. Naskah pidato harus terdiri atas tiga bagian, yaitu pendahuluan, isi, dan penutup pidato. Bagian pendahuluan dapat berisi tujuan pidato itu disampaikan. Isi pidato berisi gagasan pokok yang akan disampaikan. Bagian penutup pidato dapat berisi rangkuman, pernyataan ulang tujuan khusus, atau berupa seruan untuk membangkitkan semangat atau ringkasan bagian yang penting. Selanjutnya, seorang pembawa pidato harus menggunakan lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang tepat dalam menyampaikan pidatonya. Dengan begitu, pidato yang disampaikan akan lebih menarik. Parapendengar pun dapat menangkap maksud dan informasi yang disampaikan secara utuh


Selain memperhatikan penggunaan lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yang tepat seorang pembawa pidato juga harus memperhatikan hal-hal di bawah ini.
1. Penampilan
Ketika seseorang berpidato, orang tersebut menjadi pusat perhatian pendengar pidato. Oleh karena itu, ia harus memperhatikan penampilan. Selain penampilan fisik dan cara berpakaian yang sopan, ia harus tenang dan simpatik.

2. Ekspresi dan Gerakan
Untuk mendukung penampilan, ekspresi dan gerakan harus  diperhatikan oleh pembawa pidato. Ekspresi ketika berpidato harusbersahabat, misalnya berusaha menghilangkan ekspresi tegang atau cemberut. Selain itu, gerakan-gerakan perlu dilakukan saat berpidato untuk mendukung penyampaian masalah atau tujuan pidato. Akan tetapi, gerakan-gerakan tersebut dilakukan seperlunya saja. Jangan dilakukan secara berlebihan agar tidak mengganggu dalam berpidato

Berikan contoh latar penggalan drama?

Bagimu, kemerdekaan bumi pusaka.
Drama ini terjadi pada tanggal 19 Januari 1949, sebulan sesudah Tentara Kolonial Belanda melancarkan aksinya yang kedua dengan merebut ibu kota Republik Indonesia, Yogyakarta. Tentara kolonial telah pula siap siaga untuk melancarkan serangan kilat hendak merebut sebuah kota strategis yang hanya dipertahankan oleh satu batalion Tentara Nasional Indonesia (TNI). Di kota itulah si Bapak dikagetkan oleh kedatangan putra sulungnya yangmendadak muncul setelah bertahun-tahun merantau tanpa kabar berita. Si Sulung kembali pulang dengan membawa sebuah usul yang sangat mengagetkan si Bapak. Waktu itu sekitar pukul 10.00. Si Bapak yang sudah lanjut usia, berjalanhilir mudik dengan membawa beban persoalan yang terus-menerus merongrong pikirannya.


Bapak : Dia, putra sulungku. Si Anak hilang telah kembali pulang. Dan sebuah usul diajukan; segera mengungsi ke daerah pendudukan yang serba aman tenteram. Hem, ya . . . ya. Usulnya dapat kumengerti. Karena ia sudah terbiasa hidup di sana. Dalam sangkar. Jauh dari deru prahara. Bertahun mata hatinya digelapbutakan oleh nina-bobo, lela-buai si penjajah. Bertahun semangatnya dijinakkan oleh roti-keju. Celaka, oo, betapa celaka nian



Si Bungsu senyum memandang.
Bungsu : Ah, Bapak rupanya lagi ngomong seorang diri.

Bapak : Ya, anakku, terkadang orang lebih suka ngomong pada diri sendiri. Tapi bukankah tadi kau bersama abangmu?

Bungsu : Ya. Sehari kami tamasya mengitari seluruh penjuru kota. Sayang sekali, kami tidak berhasil menjumpai Mas . . . .

Bapak : Tunanganmu?

Bungsu : Ah, dia selalu sibuk dengan urusan kemiliteran melulu. Bahkan, ketika kami mendatangi asramanya, ia tak ada. Kata mereka, ia sedang rapat dinas. Heheh, seolah seluruh hidupnya tersita olehurusan-urusan militer saja.

Bapak : Kita sedang dalam keadaan darurat perang, Nak. Dan dalam keadaan begini, bagi seorang prajurit kepentingan negara ada di atas segalanya. Bukan saja seluruh waktunya, bahkan juga jiwa raganya. Tapi, eh, mana abangmu sekarang?Bungsu : Oo, rupanya dia begitu rindu pada bumi kelahirannya. Seluruh penjuru dipotreti semua. Tapi kurasa abang akan segera tiba. Dan sudahkah Bapak menjawab usul yang diajukannya itu?

Bapak : Itulah, itulah yang hendak kuputuskan sekarang ini, Nak.

Bungsu : Nah, itulah dia!


Si Sulung datang dengan mencangklong pesawat potret, mengenakan kacamata hitam. Terus duduk, melepas kacamata, dan meletakkan pesawat potret di meja.

Sulung : Huhuh, kota tercintaku ini rupanya sudah berubah wajah. Dipenuhi baju seragam menyandang senapan. Dipagari lingkaran pagar kawat berduri. Wajahnya kini menjadi garang berhiaskan laras-laras senapan mesin. Tapi di atas segalanya, kota tercintaku ini masih tetap memperlihatkan kejelitaannya.

Bapak : Begitulah, Nak, suasana kota yang sedang dicekam keadaan darurat perang.

Sulung : Ya, pertanda akan hilang keamanan, berganti huru-hara keonaran. Dan, mumpung masih keburu waktu, bagaimana dengan putusan Bapak atas usulku itu?

Bapak : Menyesal sekali, Nak . . . .

Sulung : Bapak menjawab dengan penolakan, bukan?

Bapak : Ya.

Bungsu : Jawaban Bapak sangat bijaksana.

Sulung : Bijaksana!?! Ya, kau benar manisku. Setidak-tidaknya demikian anggapanmu karena bukankah secara kebetulan tunanganmu adalah seorang perwira TNI di sini. Tapi, maaf, bukan maksudkumenyindirmu, adik sayang


Bungsu : Ah, tidak mengapa. Kau hanya sedang keletihan. Mengasolah dulu, ya, Bang. Mengasolah, kau begitu capek nampaknya. Bapak, aku pergi belanja dulu untuk hidangan makan siang nanti. Si Bungsu pergi, si Sulung mengantar dengan senyum.

Bapak : Nak, pertimbanganku bukanlah karena masa depan adikmu seorang. Juga bukan karena masa depan sisa usiaku.

Sulung : Hem. Lalu? Karena rumah dan tanah pusaka ini barangkali ya, Bapak?

Bapak : Sesungguhnyalah, Nak, lebih karena itu.

Sulung : Oo ya?!? Apa itu, Pak?

Bapak : Kemerdekaan.

Sulung : Kemerdekaan!?! Kemerdekaan siapa!

Bapak : Bangsa dan bumi pusaka.


Si Sulung tertawa.
Sulung : Bapak yang baik. Bertahun aku hidup di daerah pendudukan sama bersama beribu bangsa awak yang tercinta. Dan aku seperti juga mereka, tidak pernah merasa jadi budak belian ataupun tawanan perang. Ketahuilah ya, Bapak, di sana kami hidup merdeka.

Bapak : Bebaskah kau menuntut kemerdekaan?

Sulung : Hoho, apa yang mesti dituntut, kami di sana manusia merdeka.

Bapak : Bagaimana kemerdekaan menurut kau, Nak?

Sulung : Hem. Di sana kami punya wali negara, bangsa awak. Di sana segala lapangan kerja terbuka lebar-lebar bagi bangsa awak. Di sana, bagian terbesar tentara polisi, alat negara bangsa awak. Di atas segalanya, kami di sana hidup dalam damai. Rukun berdampingan antara si putih dan bangsa awak . . . . Bapak : Dan di atas segalanya pula, di sana si putih menjadi yang dipertuan. Dan sebuah bendera asing menjadi lambang kedaulatan, lambang kuasa penjajahan. Dapatkah itu diartikan suatu kemerdekaan?


Bapak : Nak, kemerdekaan atau penjajahan selalu soal politik. Selalu buah politik.

Sulung : Baik, baik. Tapi ya, Bapak, kita bukan politisi.

Bapak : Nak, setiap patriot pada hakikatnya adalah seorang diplomat, seorang negarawan. Dan, justru karena kesadaran dan pengertian politiknya itulah, seorang patriot akan senantiasa membangkang terhadap tiap politik penjajahan. Betapapun manis bentuk lahirnya. Renungkanlah itu, Nak. Dan marilah kuambil contoh masa lalu. Bukankah dulu semasa kita masih hidup dalam alam Hindia-Belanda. Kita hidup serba kecukupan dalam sandang-pangan. Kesejahteraan hidup keluarga dalam suasana aman tentram dan masa pensiun yang enak, sudah dengan sendirinya berarti hidup dalam kemerdekaan? Tidak, anakku! Kemerdekaan adalah soal harga diri kebangsaan, soal kehormatan kebangsaan. Ia ditentukan oleh kenyataan, apakah suatu bangsa menjadi yang dipertuan mutlak atas bumi pusakanya sendiri atau tidak. Ya, anakku, renungkanlah kebenaran ucapanku ini. Renungkanlah.

Sulung : Menyesal ya, Bapak. Rupanya kita berbeda kutub dalam  tafsir makna . . .

Bapak : Namun kau Nak, kau wajib untuk merenungkannya. Sebab, aku yakin kau akan mampu menemukan titik simpul kebenaran ucapan itu

Menyampaikan Gagasan dan Tanggapan dalam Diskusi

Menyampaikan Gagasan dan Tanggapan dalam Diskusi
 Peragakan diskusi berikut ini!
Persaingan dalam Wirausaha 
Peserta 1 : ”Bagaimana cara membentuk mental wirausahawan yang kuat agar tetap tangguh ketika mengalami kegagalan?”

Narasumber : ”Menjadi pengusaha tidak semudah membalik telapak tangan. Kalau semudah itu tentu dunia ini tidak ada orang-orang berstatus karyawan. Semua jadi pengusaha karena penghasilannya lebih besar daripadakaryawan. Pengalaman sejauh ini membuktikan bahwa pengusaha sukses memiliki mental yang kuat, lentur, dan tidak mudah putus asa. Jika ingin menjadi pengusaha bermental baja, hadapi masalah Anda dan cari solusinya. Di samping itu, Anda harus mampu bertindak cepat sesuai dengan kondisi persaingan di dunia usaha saat ini.”

Peserta 2 : ”Saya sependapat dengan narasumber bahwa kunci sukses berada di tangan kita sendiri. Tambahan pula, sukses dapat diraih jika persaingan dilakukan secara sehat. Akan tetapi, selama ini kita selalu dibingungkan strategi bersaing. Strategi apa yang dilakukan agar mampu bermain di dunia usaha?”

Narasumber : ”Usaha apa pun akan berhasil jika ada kemauan dan kemampuan. Di samping itu, Anda harus terus berkreasi dan berinovasi untukmemberikan pelayanan yang memuaskan. Anda harus melakukan perubahan yang tidak diberikan (difasilitasi) oleh usaha saingan Anda. Meniru usaha sah-sah saja yang terpenting Anda mampu mengelola usaha tersebut dan tekuni usaha Anda dengan sungguh-sungguh. Tambahan pula, faktor kesabaran juga penting karena kondisi tergesagesa dalam menghadapi sesuatu justru dapat menimbulkan keputusan yang gegabah dan bisa berakibat fatal

Peserta 3 : ”Saya kurang setuju dengan cara-cara yang Anda kemukakan karena hal tersebut hanya ada dalam teori-teori yang dipelajari mahasiswa. Sementara itu, apa yang akan kita hadapi adalah dunia usaha yang nyata. Hal terpenting bukan pada kemampuan dan kemauan, tetapi peluang.”

Peserta 4 : ”Pendapat Saudara juga dapat diterima, tetapi kita harus tetap memiliki skala prioritas. Bapak narasumber, saya mau bertanya tentangcara memulai usaha agar sukses

Narasumber : ”Pekerjaan akan berhasil jika dilakukan dengan serius. Anda perlu mengubah pola usaha bukan jenis usaha. Maksudnya, sistem untuk mengembangkan usaha dengan mencari celah baru yang tidak ditawarkan oleh usaha pesaing Anda. Lakukan hal-hal yang bersifat ekspansif bukan hanya menunggu bola, tetapi jadilah pioneer


Setelah Anda memperhatikan diskusi tersebut, pahamilah penjelasan berikut!
Cara Menyampaikan Gagasan dan Tanggapan dalam Diskusi Diskusi merupakan suatu bentuk bertukarpikiran yang teratur dan terarah baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar. Beberapa pendapat akan muncul dalam diskusi. Pendapat merupakan gagasan, pikiran, atau ide tentang suatu hal (orang atau peristiwa). Jika mengajukan pendapat dalam diskusi, Anda harus memiliki argumentasi. Argumentasi adalah alasan, contoh, dan bukti sehingga peserta diskusi membenarkan pendapat, gagasan, dan sikap.

Agar Anda mampu mengemukakan pendapat dengan alasan yang logis, lakukan langkah-langkah berikut.
1. Berpikir kritis dan logis.
2. Menjauhkan emosi dan subjektivitas.
3. Mampu memilih fakta yang sesuai dengan tujuan sehingga dapat ditarik kesimpulan yang sulit dibantah.
Dalam suatu diskusi, pendapat yang disampaikan peserta diskusi belum tentu dapat diterima oleh peserta diskusi lainnya. Sebaliknya, peserta lain sering menolak atau menyanggah dan mengajukan pendapatnya sendiri. Persetujuan dan penolakan suatu pendapat harus bersifat objektif dan disertai alasan yang logis.

Contoh kalimat persetujuan pendapat:
Saya sependapat dengan pendapat Saudara bahwa motivasi berasal dari diri sendiri dan didukung oleh dorongan orang-orang sekitar. Hal terpenting untuk memotivasi diri yaitu tetap teguh pendirian dan sabar.

Contoh kalimat penolakan pendapat:
Saya kurang sependapat dengan pernyataan yang Anda sampaikan karena wirausaha memerlukan modal bukan hanya kemauan. Kemauan tanpa ada kemampuan sama saja nol

Ketika Anda hendak menolak atau menyanggah pendapat orang lain, Anda harus mengingat hal-hal berikut
  1. Emosi marah dan prasangka negatif harus dihindari
  2.  Sanggahan harus objektif, logis, dan jujur.
  3.  Menunjukkan data, fakta, ilustrasi, contoh, atau perbandingan yang dapat meyakinkan peserta lain
  4.  Sanggahan atau penolakan disampaikan secara urut, teliti, dan tidak berbelit-belit. Dengan demikian, sanggahan mudah dimengerti.
  5. Jangan menjelekkan atau menyinggung orang lain.
Dalam suatu diskusi, peserta diskusi dapat mengemukakan tanggapan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengemukakan tanggapan. Cara mengemukakan pertanyaan atau tanggapa
  1. Pertanyaan atau tanggapan yang dikemukakan berhubungan dengan masalah yang sedang dibicarakan.
  2. Pertanyaan atau tanggapan dapat mempercepat pemahaman masalah, penemuan sebab, dan pemecahan masalah.
  3. Pertanyaan atau tanggapan tidak mengulangi pendapat yang pernah disampaikan peserta lain.
  4. Pertanyaan atau tanggapan disampaikan dengan kata dan kalimat yang tepat
  5. Pertanyaan atau tanggapan disampaikan dengan sikap terbuka dan sopan.
  6.  Pertanyaan atau tanggapan dapat didukung atau diperjelas dengan gerak, mimik, nada suara, tekanan, dan intonasi.

Iklan 300x250

Recent post

Popular Posts