Pengertian dan Hal-Hal Menarik dari Buku Biografi
Buku biografi merupakan salah satu jenis buku nonfiksi. Buku biografi berisi riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Buku biografi memaparkan kehidupan seorang tokoh sejak kecil sampai tua. Bahkan, sampai meninggal dunia. Selain itu, semua jasa, buah karya, dan segala hal yang dihasilkan oleh tokoh tersebut ditulis dalam buku biografi tersebut. Setelah membaca buku biografi, Anda dapat menyampaikan inti sari buku biografi kepada orang lain. Inti sari buku biografi berupa hal-hal penting dan hal-hal menarik yang terdapat dalam buku serta isi buku. Hal-hal menarik yang dapat Anda temukan dalam sebuah buku biografi antara lain:
1. karya-karya tokoh,
2. pandangan hidup tokoh,
3. jasa-jasa tokoh,
4. perjuangan mencapai keberhasilan tokoh, dan
5. kisah hidup tokoh (latar belakang).
Cara menyampaikan inti sari biografi sebagai berikut.
1. Catatlah inti sari biografi secara lengkap.
2. Sampaikan inti sari biografi dengan kalimat yang jelas dan efektif.
Contoh Buku Biografi M .Hatta
Jejak Langkah Perjuangan
a. Peranan Hatta dalam Perhimpunan Indonesia. . . .
Rasa kebangsaan mulai tumbuh di hati mahasiswa-mahasiswa itu. Nama IndischeVereniging mereka ganti menjadiIndonesische Vereniging. Mereka tidak maulagi menyebut diri sebagai orang Hindia. Perkataan Hindia menggambarkan bahasa yang terjajah. Kemudian, nama Indonesische Vereniging mereka ganti lagi menjadi Perhimpunan Indonesia (PI). Dengan nama itu rasa kebangsaan semakin jelas. Namun, majalah Hindia Putera mereka ganti menjadi Indonesia Merdeka. Mula-mula Hatta duduk sebagai anggotabiasa. Semua mahasiswa memahami Hatta.
b. Hatta Memimpin Pendidikan Nasional Indonesia
Sementara itu, di Indonesia sudah berdiri partai baru. Partai itu bernama Partai Nasional Indonesia (PNI), didirikan di Bandung tanggal 4 Juli 1927. Di antara para pendirinya terdapat beberapa orang bekas anggota PI. Mereka sudah kembali ke Indonesia.
. . . .
Hatta menulis surat kepada ”Golongan Merdeka”. Dianjurkannya agar mereka mendirikan partai baru. Dimintanya supaya diterbitkan pula sebuah majalah. Gunanya untuk penerangan kepada masyarakat apa yang menjadi tujuan partai. Dengan demikian rakyat akan mengetahuinya. Anjuran Hatta diturut oleh ”Golongan Merdeka”. Mereka mendirikan partai yang diberi nama Pendidikan Nasional Indonesia. Singkatannya tetap PNI. Tetapi partai itu lebih dikenal dengan nama PNI Baru. PNI Baru menerbitkan sebuah majalah. Namanya Daulat Rakyat. Nama itu Hatta yang memberikannya.
c. Masa Pembuangan di Digul dan Banda Naira
Hatta tidak dibawa ke depan pengadilan.Hal itu sudah diduganya sejak semula. Ia sudah tahu apa yang akan dilakukan pemerintah terhadapnya. Hukuman untuknya sudah ditentukan.
Ia dibuang ke Digul, Irian Jaya. Ia diasingkan dari masyarakat ramai, dipisahkan dari rakyat yang dicintainya. Ia dianggap berbahaya, pengganggu ketenteraman umum. Pada hari yang ditentukan, Hatta dikeluarkan dari penjara. Ia dibawa dengan sebuah kendaraan ke Tanjung Priok. Dalam kendaraan itu ada pula Syahrir dan Bondan. Di Tanjung Priok sudah menunggu Maskun, Murwoto, Burhanuddin, dan Suka. Mereka dibawa dari Bandung. Semuanya akan dibuang ke Digu
Kamis, 25 Februari 2016
Dari mana saja sebuah informasi dapat diperoleh?
Informasi dapat Anda peroleh saat mendengarkan laporan. Informasi yang kita catat berupa pokok-pokok laporan. Pokok-pokok laporan disebut juga hal-hal penting dalam laporan. Laporan memuat fakta dan pendapat. Fakta merupakan keadaan atau hal yang benar-benar terjadi. Sebaliknya, pendapat merupakan perkiraan, pikiran, dan anggapan tentang suatu hal. Pendapat yang dikeluarkan seseorang dapat berbeda-beda tergantung sudut pandang dan latar belakang yang dimiliki. Pendapat disebut juga opini. Informasi juga dapat Anda peroleh dengan diskusi. Diskusi dilakukan untuk membahas suatu masalah atau peristiwa. Saat melakukan diskusi Anda dapat menyampaikan pendapat atau tanggapan. Pendapat dan tanggapan yang Anda ungkapkan harus disertai dengan alasan yang logis. Tanggapan yang Anda sampaikan dapat menyetujui atau menolak pendapat orang lain. Namun, Anda harus mengungkapkan pendapat dan tanggapan Anda dengan kalimat yang sopan. Pendapat dan tanggapan yang Anda ungkapkan tidak boleh menyinggung perasaan orang lain.
Selain dari diskusi, Anda juga dapat memperoleh informasi dari bacaan. Informasi yang Anda perlukan dapat Anda temukan dalam ide pokok dan penjelas setiap paragraf dalam bacaan. Ide pokok paragraf merupakan inti atau utama. Kalimat utama paragraf dapat ditemukan di awal, akhir, awal dan akhir, atau seluruh paragraf. Setelah membaca bacaan, Anda dapat memberikan pendapat dan tanggapan terhadap bacaan yang Anda baca. Anda juga dapat memberikan pendapat dan tanggapan terhadap buku. Pendapat dan tanggapan tersebut Anda tuangkan dalam resensi. Resensi buku bertujuan memberikan rangsangan kepada pembaca agar membaca dan memiliki buku tertentu. Meresensi sebuah buku berarti memberi ulasan tentang buku. Dalam sebuah resensi terdapat pokok-pokok resensi. Pokok-pokok resensi buku sebagai berikut.
1. Identitas buku
2. Pembuka resensi
3. Macam atau jenis buku yang diresensi
4. Keunggulan buku
5. Kelemahan buku
6. Nilai buku
Selain dari diskusi, Anda juga dapat memperoleh informasi dari bacaan. Informasi yang Anda perlukan dapat Anda temukan dalam ide pokok dan penjelas setiap paragraf dalam bacaan. Ide pokok paragraf merupakan inti atau utama. Kalimat utama paragraf dapat ditemukan di awal, akhir, awal dan akhir, atau seluruh paragraf. Setelah membaca bacaan, Anda dapat memberikan pendapat dan tanggapan terhadap bacaan yang Anda baca. Anda juga dapat memberikan pendapat dan tanggapan terhadap buku. Pendapat dan tanggapan tersebut Anda tuangkan dalam resensi. Resensi buku bertujuan memberikan rangsangan kepada pembaca agar membaca dan memiliki buku tertentu. Meresensi sebuah buku berarti memberi ulasan tentang buku. Dalam sebuah resensi terdapat pokok-pokok resensi. Pokok-pokok resensi buku sebagai berikut.
1. Identitas buku
2. Pembuka resensi
3. Macam atau jenis buku yang diresensi
4. Keunggulan buku
5. Kelemahan buku
6. Nilai buku
Selasa, 23 Februari 2016
Berikan contoh penulisan esai secara lengkap?
Esai merupakan salah satu bentuk wacana. Biasanya esai menjelaskan suatu permasalahan. Karangan esai adalah karangan prosa yang membahas satu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Esai membahas masalah aktual yang sedang ramai dibicarakan umum. Karangan berbentuk esai singkat, padat, dan fokus pada objek yang dibahas. Esai disampaikan dengan bahasa yang ringan. Setiap penulis esai mempunyai gaya khas dalam membahas suatu masalah.
Insektisida Biji Jarak
Pernahkah kita membayangkan bahwa tanaman jarak yang tumbuh liar di halaman rumah ternyata bermanfaat? Jarak yang ditanam sebagai tanaman pagar itu ternyata mempunyai multifungsi. Jarak dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar minyak. Jarak pun mempunyai racun mematikan. Racun ini bisa menjadi sahabat, tetapi bisa juga menjadi musuh manusia. Tanaman jarak memang mudah tumbuh di mana-mana. Asal-usul tanaman ini memang masih jadi bahan perdebatan. Namun, banyak pendapat yang mengatakan bahwa jarak berasal dari Amerika Latin. Dari sana jarak menyebar ke Afrika lalu menyebar ke seluruh dunia.
Karena mudah tumbuh, tanaman jarak ini dimanfaatkan sebagai pagar halaman. Bahkan, di Mali, Afrika Barat, tanaman jarak ini sengaja ditanam untuk melindungi kebun dari gangguan binatang perusak. Alasannya sederhana. Tumbuhan jarak ini mudah dipelihara, tahan lama, dan daunnya tidak disukai hewan pengganggu.
Di balik ‘kesederhanaannya’ sebagai tanaman yang mudah tumbuh, tanaman jarak menyimpan banyak manfaat. Biji jarak merupakan sumber minyak nabati yang multimanfaat. Minyak jarak dapat dimanfaatkan sebagai penerangan dan bahan bakar. Selain itu, minyak jarak juga dapat digunakan dalam bidang farmasi, industri, dan otomotif. Dalam farmasi, minyak jarak jenis kaliki dapat dimanfaatkan sebagai perangsang buang air besar. Minyak jarak yang dikenal dengan nama minyak kastroli ini juga dapat digunakan sebagai bahan perawatan rambut.
Dalam industri, minyak kastroli dipakai sebagai campuran pembuatan sabun, lotion, dan produkproduk produkproduk kosmetik. Selain itu, minyak kastroli juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat cat dan plastik.
Sementara itu, dalam bidang otomotif minyak kastroli digunakan sebagai bahan pelumas. Bahkan, nama kastroli ini digunakan sebagai merek pelumas yang cukup terkenal.
Di balik kemanfaatannya itu, ternyata minyak jarak juga dapat menjadi musuh kita. Biji jarak terutama biji jarak kaliki, mengandung racun yang dapat mencelakai manusia. Racun biji jarak ini dinamai racun ricin yang diambil dari nama latinnya Ricinus. Secara kimiawi ricin tergolong protein yang mudah rusak dengan pemanasan tinggi. Ricin juga tidak larut dalam lemak. Itulah sebabnya, pada saat proses pengambilan minyak dari biji jarak, ricin terpisah sebagai residu.
Karena kandungan racun ini, biji jarak kaliki harus diperlakukan ekstra hati-hati. Lebih-lebih jika anak-anak yang memegangnya. Agar tidak meracuni, maka biji jarak kaliki harus ditumpas saat masih berupa bunga atau buah muda.
Karena alasan racun yang mematikan ini pulalah biji jarak dimanfaatkan sebagai pestisida alami. Serangga pengganggu tanaman akan langsung mati jika disemprot dengan racun alami ini. Dibandingkan dengan pestisida sintetis, biopestisida jarak mempunyai beberapa kelebihan. Pestisida biji jarak dapat dibuat sendiri dengan mudah dan murah. Racun biji jarak inilah agaknya yang menjadikan tiga siswa SMP menjadi pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja Disdikda Bojonegoro. Mereka mengadakan penelitian dan percobaan terhadap biji jarak kering. Dari biji jarak kering itulah mereka membuat insektisida yang ramah lingkungan
Penelitian tiga siswa itu bermula dari persoalan bahwa Indonesia sebagai negeri agraris kurang mampu memenuhi kebutuhan pangan. Penyebabnya adalah banyak kendala yang dihadapi petani dalam bertani. Salah satunya adalah penggunaan insektisida yang tidak ramah lingkungan. Selama ini insektisida yang digunakan petani sifatnya sintetis dan merusak kandungan hara tanah. Masalah itulah yang mendorong ketiga siswa tersebut mengadakan penelitian. Mereka mencari bahan insektisida yang ramahblingkungan.
Mereka pun memilih biji jarak yang dikenal banyak manfaatnya. Namun, belum banyak yang memanfaatkannya. Dari penelitian yang dilakukan, mereka menemukan bahwa biji jarak bisa menjadi insektisida alternatif. Mekanisme kerja yang dilakukan ketiga siswa tadi sebagai berikut
Esai terdiri atas tiga bagian, yaitu pembuka, isi, dan penutup. Namun, esai tidak
selalu disertai dengan penutup yang berupa kesimpulan
Insektisida Biji Jarak
Pernahkah kita membayangkan bahwa tanaman jarak yang tumbuh liar di halaman rumah ternyata bermanfaat? Jarak yang ditanam sebagai tanaman pagar itu ternyata mempunyai multifungsi. Jarak dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar minyak. Jarak pun mempunyai racun mematikan. Racun ini bisa menjadi sahabat, tetapi bisa juga menjadi musuh manusia. Tanaman jarak memang mudah tumbuh di mana-mana. Asal-usul tanaman ini memang masih jadi bahan perdebatan. Namun, banyak pendapat yang mengatakan bahwa jarak berasal dari Amerika Latin. Dari sana jarak menyebar ke Afrika lalu menyebar ke seluruh dunia.
Karena mudah tumbuh, tanaman jarak ini dimanfaatkan sebagai pagar halaman. Bahkan, di Mali, Afrika Barat, tanaman jarak ini sengaja ditanam untuk melindungi kebun dari gangguan binatang perusak. Alasannya sederhana. Tumbuhan jarak ini mudah dipelihara, tahan lama, dan daunnya tidak disukai hewan pengganggu.
Di balik ‘kesederhanaannya’ sebagai tanaman yang mudah tumbuh, tanaman jarak menyimpan banyak manfaat. Biji jarak merupakan sumber minyak nabati yang multimanfaat. Minyak jarak dapat dimanfaatkan sebagai penerangan dan bahan bakar. Selain itu, minyak jarak juga dapat digunakan dalam bidang farmasi, industri, dan otomotif. Dalam farmasi, minyak jarak jenis kaliki dapat dimanfaatkan sebagai perangsang buang air besar. Minyak jarak yang dikenal dengan nama minyak kastroli ini juga dapat digunakan sebagai bahan perawatan rambut.
Dalam industri, minyak kastroli dipakai sebagai campuran pembuatan sabun, lotion, dan produkproduk produkproduk kosmetik. Selain itu, minyak kastroli juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat cat dan plastik.
Sementara itu, dalam bidang otomotif minyak kastroli digunakan sebagai bahan pelumas. Bahkan, nama kastroli ini digunakan sebagai merek pelumas yang cukup terkenal.
Di balik kemanfaatannya itu, ternyata minyak jarak juga dapat menjadi musuh kita. Biji jarak terutama biji jarak kaliki, mengandung racun yang dapat mencelakai manusia. Racun biji jarak ini dinamai racun ricin yang diambil dari nama latinnya Ricinus. Secara kimiawi ricin tergolong protein yang mudah rusak dengan pemanasan tinggi. Ricin juga tidak larut dalam lemak. Itulah sebabnya, pada saat proses pengambilan minyak dari biji jarak, ricin terpisah sebagai residu.
Karena kandungan racun ini, biji jarak kaliki harus diperlakukan ekstra hati-hati. Lebih-lebih jika anak-anak yang memegangnya. Agar tidak meracuni, maka biji jarak kaliki harus ditumpas saat masih berupa bunga atau buah muda.
Karena alasan racun yang mematikan ini pulalah biji jarak dimanfaatkan sebagai pestisida alami. Serangga pengganggu tanaman akan langsung mati jika disemprot dengan racun alami ini. Dibandingkan dengan pestisida sintetis, biopestisida jarak mempunyai beberapa kelebihan. Pestisida biji jarak dapat dibuat sendiri dengan mudah dan murah. Racun biji jarak inilah agaknya yang menjadikan tiga siswa SMP menjadi pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja Disdikda Bojonegoro. Mereka mengadakan penelitian dan percobaan terhadap biji jarak kering. Dari biji jarak kering itulah mereka membuat insektisida yang ramah lingkungan
Penelitian tiga siswa itu bermula dari persoalan bahwa Indonesia sebagai negeri agraris kurang mampu memenuhi kebutuhan pangan. Penyebabnya adalah banyak kendala yang dihadapi petani dalam bertani. Salah satunya adalah penggunaan insektisida yang tidak ramah lingkungan. Selama ini insektisida yang digunakan petani sifatnya sintetis dan merusak kandungan hara tanah. Masalah itulah yang mendorong ketiga siswa tersebut mengadakan penelitian. Mereka mencari bahan insektisida yang ramahblingkungan.
Mereka pun memilih biji jarak yang dikenal banyak manfaatnya. Namun, belum banyak yang memanfaatkannya. Dari penelitian yang dilakukan, mereka menemukan bahwa biji jarak bisa menjadi insektisida alternatif. Mekanisme kerja yang dilakukan ketiga siswa tadi sebagai berikut
- Biji jarak kering ditumbuk hingga menjadi serbuk halus
- Serbuk halus biji jarak ditakar sesuai dengan komposisinya, kemudian direndam.
- Setelah direndam, serbuk biji jarak dimasukkan dalam botol penyemprot. Takarannya, 100 mlper 8 gram hingga 10 gram serbuk biji jarak.
- Serbuk jarak pun siap digunakan untuk membasmi serangga. Insektisida biji jarak ini murah dan murah. Selain itu, bersifat biodegradabel atau terurai di alam. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika hasil penelitian biji jarak sebagai insektisida pembunuh serangga ini dipatenkan. Kemudian, resep dan cara pemanfaatannya disebarluaskan di kalangan petani Indonesia.Itulah sekelumit kisah tanaman jarak. Tanaman sederhana yang punya banyak manfaat. Sayangnya, belum banyak orang yang tahu manfaatnya. Yang tahu pun belum tentu dapat memanfaatkannya. Maka dari itu, marilah kita memanfaatkan tanaman jarak. Kita mulai dengan menanam jarak di pekarangan rumah.
Esai terdiri atas tiga bagian, yaitu pembuka, isi, dan penutup. Namun, esai tidak
selalu disertai dengan penutup yang berupa kesimpulan
Apa ciri dari puisi kontemporer?
Membaca dan Memahami Puisi Kontemporer
Puisi tersebut termasuk jenis puisi kontemporer. Yang paling menonjol dari puisi kontemporer adalah tingkat tipografinya. Puisi kontemporer tidak mementingkan tipografi yang konvensional seperti puisi lama atau puisi baru.
Puisi kontemporer lebih mementingkan bentuk grafis atau fisik untuk mengungkapkan perasaan penyairnya. Penyair menata kata-kata sedemikian rupa untuk menimbulkan bunyi yang indah. Demi tujuan tersebut, penyair kadang-kadang membalikkan kata-kata yang mengaburkan makna. Hal itu terjadi juga pada puisi karya Noorca Marendra di atas. Sebetulnya kata-kata yang digunakannya katakata dalam percakapan sehari-hari. Akan tetapi, pemenggalan beberapa kata yang tidak sesuai aturan membuat kabur arti kata-kata tersebut. Akibatnya, makna puisi itu pun menjadi tidak jelas.
Adapun ciri-ciri puisi kontemporer sebagai beriku
Puisi tersebut termasuk jenis puisi kontemporer. Yang paling menonjol dari puisi kontemporer adalah tingkat tipografinya. Puisi kontemporer tidak mementingkan tipografi yang konvensional seperti puisi lama atau puisi baru.
Puisi kontemporer lebih mementingkan bentuk grafis atau fisik untuk mengungkapkan perasaan penyairnya. Penyair menata kata-kata sedemikian rupa untuk menimbulkan bunyi yang indah. Demi tujuan tersebut, penyair kadang-kadang membalikkan kata-kata yang mengaburkan makna. Hal itu terjadi juga pada puisi karya Noorca Marendra di atas. Sebetulnya kata-kata yang digunakannya katakata dalam percakapan sehari-hari. Akan tetapi, pemenggalan beberapa kata yang tidak sesuai aturan membuat kabur arti kata-kata tersebut. Akibatnya, makna puisi itu pun menjadi tidak jelas.
![]() |
| Puisi Komtemporer |
- Bentuk fisiknya atau tipografinya tidak beraturan
- Kata-kata disusun secara acak sesuai dengan tipografi yang diinginkan penyair.
- Sebagian penyair menganggap makna dalam puisi kontemporer tidak diutamakan. Yang diutamakan bentuk fisiknya.
- Sebagian penyair masih tetap mengutamakan makna puisinya, tetapi disajikan dengan tipografi bebas. Walaupun tidak mengutamakan makna, puisi kontemporer masih diikat dengan tema. Seperti contoh di atas, Noorca menuliskan puisi dengan mengangkat tema masalah sosial.
Sebutkan bentuk wacana tertulis, proposal terdiri atas bagian-bagian dan berikan contoh proposal?
Proposal merupakan rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja. Biasanya proposal dibuat sebelum suatu kegiatan dilaksanakan. Dengan proposal suatu kegiatan dilaksanakan. Dengan kata lain, sebuah proposal digunakan sebagai dasar untuk melakukan suatu kegiatan. Sebagai salah satu bentuk wacana tertulis, proposal terdiri atas bagian-bagian berikut.
1. Latar Belakang
Dalam bagian ini disajikan alasan suatu kegiatan harus dilaksanakan.
2. Masalah
Bagian ini menyajikan rumusan permasalahan yang akan diselesaikan dengan kegiatan yang telah ditentukan atau dipilih.
3. Tujuan
Setiap kegiatan pasti punya tujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang ditemukan. Oleh karena itu, dalam bagian ini disajikan rumusan langkah untuk menyelesaikan masalah.
4. Sasaran
Bagian ini berisi lembaga, personel, organisasi, atau kelompok masyarakat tertentu yang dikenai kegiatan ini.
5. Pelaksanaan
Bagian ini menyajikan langkah-langkah atau teknik pelaksanaan kegiatan.
6. Jadwal Pelaksanaan
Hari, tanggal, pukul, tempat, dan pelaksanaan jenis kegiatan tercantum dalam bagian ini.
7. Anggaran
Setiap kegiatan pasti bersangkut paut dengan pembiayaan pelaksanaan kegiatan tersebut. Oleh karena itu, dalam proposal perlu dicantumkan anggaran pembiayaan semua kegiatan yang akan dilaksanakan.
8. Penutup
Proposal ini diakhiri dengan kalimat penutup. Setelah itu, dicantumkan tanda tangan dan nama terang serta jabatan atau kedudukan pembuat dan penanggung jawab proposal
Proposal Kegiatan Lomba Karya Ilmiah
SMA Kartika Bangsa – Malang
Jalan Batu Km. 5, Malang
A. Latar Belakang
Lomba karya ilmiah merupakan salah satu sarana untuk menumbuhkan budaya ilmiah di kalangan para pelajar. Melalui karya ilmiah ini diharapkan para pelajar terdorong untuk menghasilkan penemuan-penemuan ilmiah yang baru. Penemuan-penemuan ilmiah tersebut diharapkan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari
B. Masalah
Setiap tahun Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengadakan Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) secara nasional. Selain membawa nama harum sekolah, para pemenang lomba akan mendapatkan hadiah yang membanggakan. Bahkan, para pemenang akan menjadi duta bangsa dalam kegiatan serupa bertaraf internasional. Selama ini belum pernah sekali pun SMA Kartika Bangsa, Malang, mengikuti Lomba Karya Ilmiah Remaja tersebut. Padahal, banyak siswa SMA Kartika Bangsa yang berprestasi. Hanya saja, kemampuan mereka dalam menemukan karya ilmiah baru belum terakomodasi. Prestasi mereka hanya terlihat pada nilai rapor. Akar dari permasalahan tersebut seperti uraian di bawah ini
Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, Lomba Karya Ilmiah ini diadakan dengan tujuan sebagai berikut.
1. Memotivasi dan memacu siswa untuk berprestasi dalam penelitian ilmiah.
2. Memfasilitasi siswa menunjukkan kemampuannya untuk menghasilkan karya ilmiah.
3. Mengirimkan wakil SMA Kartika Bangsa, Malang, dalam kancah serupa di tingkat nasional
D. Sasaran
Sasaran kegiatan ini semua siswa SMA Kartika Bangsa, Malang
E. Pelaksanaan
Lomba Karya Ilmiah SMA Kartika Bangsa, Malang, akan dilaksanakan dengan teknis sebagai berikut.
1. Sosialisasi program kegiatan kepada para siswa.
2. Pelaksanaan kegiatan yang dirinci dalam tahap-tahap berikut.
a. Pemilihan kandidat setiap kelas sesuai dengan tema yang harus diangkat dalam penelitian ilmiah.
b. Mengadakan penelitian ilmiah.
c. Mempresentasikan hasil penelitian ilmiah.
d. Memilih pemenang lomba karya ilmiah.
3. Jenis karya ilmiah yang harus diteliti peserta dikelompokkan dalam tiga bidang.
a. Bidang Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan.
b. Bidang Pengetahuan Alam.
c. Bidang Pengetahuan Teknik.
4. Ruang lingkup lomba meliputi upaya pemenuhan kebutuhan dasar manusia yang diutamakan pada:
a. bidang kesehatan,
b. pertanian pangan, atau
c. masalah-masalah sosial budaya.
5. Sekolah menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan siswa dalam mengadakan percobaan
atau penelitian.
6. Pelaksanaan dilakukan selama satu semester dengan tujuan penelitian atau percobaan yang
dilaksanakan siswa benar-benar maksimal.
1. Latar Belakang
Dalam bagian ini disajikan alasan suatu kegiatan harus dilaksanakan.
2. Masalah
Bagian ini menyajikan rumusan permasalahan yang akan diselesaikan dengan kegiatan yang telah ditentukan atau dipilih.
3. Tujuan
Setiap kegiatan pasti punya tujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang ditemukan. Oleh karena itu, dalam bagian ini disajikan rumusan langkah untuk menyelesaikan masalah.
4. Sasaran
Bagian ini berisi lembaga, personel, organisasi, atau kelompok masyarakat tertentu yang dikenai kegiatan ini.
5. Pelaksanaan
Bagian ini menyajikan langkah-langkah atau teknik pelaksanaan kegiatan.
6. Jadwal Pelaksanaan
Hari, tanggal, pukul, tempat, dan pelaksanaan jenis kegiatan tercantum dalam bagian ini.
7. Anggaran
Setiap kegiatan pasti bersangkut paut dengan pembiayaan pelaksanaan kegiatan tersebut. Oleh karena itu, dalam proposal perlu dicantumkan anggaran pembiayaan semua kegiatan yang akan dilaksanakan.
8. Penutup
Proposal ini diakhiri dengan kalimat penutup. Setelah itu, dicantumkan tanda tangan dan nama terang serta jabatan atau kedudukan pembuat dan penanggung jawab proposal
Proposal Kegiatan Lomba Karya Ilmiah
SMA Kartika Bangsa – Malang
Jalan Batu Km. 5, Malang
A. Latar Belakang
Lomba karya ilmiah merupakan salah satu sarana untuk menumbuhkan budaya ilmiah di kalangan para pelajar. Melalui karya ilmiah ini diharapkan para pelajar terdorong untuk menghasilkan penemuan-penemuan ilmiah yang baru. Penemuan-penemuan ilmiah tersebut diharapkan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari
B. Masalah
Setiap tahun Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengadakan Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) secara nasional. Selain membawa nama harum sekolah, para pemenang lomba akan mendapatkan hadiah yang membanggakan. Bahkan, para pemenang akan menjadi duta bangsa dalam kegiatan serupa bertaraf internasional. Selama ini belum pernah sekali pun SMA Kartika Bangsa, Malang, mengikuti Lomba Karya Ilmiah Remaja tersebut. Padahal, banyak siswa SMA Kartika Bangsa yang berprestasi. Hanya saja, kemampuan mereka dalam menemukan karya ilmiah baru belum terakomodasi. Prestasi mereka hanya terlihat pada nilai rapor. Akar dari permasalahan tersebut seperti uraian di bawah ini
- Sekolah tidak atau belum memfasilitasi siswa-siswinya mengembangkan kemampuannya untuk mengadakan penelitian ilmiah.
- Belum ada guru yang khusus membimbing para siswa berkegiatan ilmiah
- Belum ada kegiatan di sekolah yang memfasilitasi siswa untuk menunjukkan kemampuannya dalam penelitian ilmiah.
Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, Lomba Karya Ilmiah ini diadakan dengan tujuan sebagai berikut.
1. Memotivasi dan memacu siswa untuk berprestasi dalam penelitian ilmiah.
2. Memfasilitasi siswa menunjukkan kemampuannya untuk menghasilkan karya ilmiah.
3. Mengirimkan wakil SMA Kartika Bangsa, Malang, dalam kancah serupa di tingkat nasional
D. Sasaran
Sasaran kegiatan ini semua siswa SMA Kartika Bangsa, Malang
E. Pelaksanaan
Lomba Karya Ilmiah SMA Kartika Bangsa, Malang, akan dilaksanakan dengan teknis sebagai berikut.
1. Sosialisasi program kegiatan kepada para siswa.
2. Pelaksanaan kegiatan yang dirinci dalam tahap-tahap berikut.
a. Pemilihan kandidat setiap kelas sesuai dengan tema yang harus diangkat dalam penelitian ilmiah.
b. Mengadakan penelitian ilmiah.
c. Mempresentasikan hasil penelitian ilmiah.
d. Memilih pemenang lomba karya ilmiah.
3. Jenis karya ilmiah yang harus diteliti peserta dikelompokkan dalam tiga bidang.
a. Bidang Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan.
b. Bidang Pengetahuan Alam.
c. Bidang Pengetahuan Teknik.
4. Ruang lingkup lomba meliputi upaya pemenuhan kebutuhan dasar manusia yang diutamakan pada:
a. bidang kesehatan,
b. pertanian pangan, atau
c. masalah-masalah sosial budaya.
5. Sekolah menyediakan sarana dan prasarana yang diperlukan siswa dalam mengadakan percobaan
atau penelitian.
6. Pelaksanaan dilakukan selama satu semester dengan tujuan penelitian atau percobaan yang
dilaksanakan siswa benar-benar maksimal.
Bagaimana Cara Menulis Kritik dan Esai?
Cara Menulis Kritik dan Esai
Dalam melakukan misi kritiknya, seorang kritikus melakukan empat langkah seperti berikut
Fungsi kritik sastra sebagai berikut.
1. Untuk pembinaan dan pengembangan sastra.
2. Untuk pembinaan kebudayaan dan apresiasi seni.
3. Untuk menunjang ilmu sastra.
Langkah-langkah menulis kritik atau esai sebagai berikut.
Dalam melakukan misi kritiknya, seorang kritikus melakukan empat langkah seperti berikut
- Dengan sikap serbamenanya melakukan penjelajahan sambil melakukan penikmatan. Kemudian, membuat tafsiran-tafsiran agar karya datang secara utuh dengan jalan melihat keseluruhan karya serta memadunya dengan pengalaman membaca karya yang lain.
- Menempatkan diri dalam karya sastra itu. Dalam hal ini mau tidak mau, diakui atau tidak, ia terpengaruh oleh unsur-unsur yang melahirkan karya serta unsur-unsur tata nilai tempat karya itu dilahirkan.
- Memberikan dasar-dasar penilaian sebagai tolok ukur untuk menyatakan pendapat baik atau tidaknya karya tersebut dan mengetahui syarat-syarat suatu karya yang dapat dikatakan baik.
- Membuka dirinya terhadap nilai baru yang muncul dari karya yang baru dibacanya. Hal ini tergantung pada keterbukaan dan kepekaan jiwa yang bersangkutan dan daya mampu karya itu memberikan nilai baru.
Fungsi kritik sastra sebagai berikut.
1. Untuk pembinaan dan pengembangan sastra.
2. Untuk pembinaan kebudayaan dan apresiasi seni.
3. Untuk menunjang ilmu sastra.
Langkah-langkah menulis kritik atau esai sebagai berikut.
- Menentukan masalah atau objek yang akan Anda bahas dalam kritik atau esai yaitu objek yang aktual.
- Menyusun kerangka kritik atau esai yang akan ditulis berdasarkan masalah atau objek yang akan dibahas.Contoh: kerangka kritik atau esai objek atau masalah pokok masalah paragraf pembuka (1) pokok masalah paragraf dst pokok masalah paragraf penutup
- . Menyusun paragraf pembuka.
- Menuliskan isi kritik atau esai ke dalam beberapa paragraf. Isi esai adalah pendapat pribadi penulis esai terhadap suatu masalah yang dianggap menarik. Isi kritik adalah penilaian terhadap karya sastra yang dianggap menarik. Gunakan gaya bahasa Anda sendiri.
- Menuliskan paragraf penutup. Paragraf penutup boleh ada boleh tidak tergantung penulis esai dan kritik.
Sebutkan Syarat-syarat kritik dalam karya sastra dan contoh Esai?
Syarat-syarat kritik dalam karya sastra sebagai berikut.
1. Kritikan harus berupaya membangun dan menaikkan taraf kehidupan sastra.
2. Kritikan harus bersifat objektif tanpa prasangka dan secara jujur dapat mengatakan yang baik itu baik dan yang kurang itu kurang
3. Kritikan harus mampu memperbaiki: cara berpikir, cara hidup, dan cara bekerja para sastrawan sebab hal itu memberi pengaruh terhadaphasil karyanya.
4. Kritikan harus disesuaikan dengan lingkup kebudayaan dan tata nilai yang berlaku serta memiliki rasa cinta dan tanggung jawab yang mendalam terhadap pembinaan kebudayaan dan tata nilai yang benar.
5. Kritikan dapat membimbing pembaca berpikir kritis dan dapat menaikkan kemampuan apresiasi masyarakat terhadap sastra. Selain kritik, dikenal juga esai baik esai sastra maupun esai nonsastra. Esai adalah karangan yang membahas suatu masalah secara sepintas dari sudut pandang pribadi penulisnya. Dalam esai, penulis membahas suatu objek yang aktual menggunakan sudut pandang pribadi. Esai berisi pendapat atau pandangan pribadi penulis terhadap suatu objek. Esai berupaya meyakinkan pembaca untuk menerima pendapat atau pandangan. Objek esai boleh apa saja dari masalah kecil sampai masalah besar, seperti masalah ekonomi, kebudayaan, sosial, keamanan, karya sastra, atau politik.
Esai cenderung singkat, padat, dan terfokus pada objek yang ditulis. Esai menggunakan gaya bahasa yang sangat pribadi atau personal sesuai dengan karakter sang penulis. Selain itu, pilihan kata atau istilah yang digunakan pun sangat pribadi. Gaya bahasa dan pilihan kata yang digunakan pada esai ditentukan oleh penulis esai sendiri. Misalnya Mahbuh Djunaedi (alm.), ia dikenal sebagai penulis esai dengan gaya bahasa satire (sindiran). Banyak sindiran yang dikemukakan oleh Mahbuh. Esai menggelitik, jenaka, dan enak dibaca walaupun isinya merupakan kritik pedas. Esai dapat Anda temukan/baca di media cetak, seperti surat kabar atau majalah
Contoh Esai
Sajak-Sajak Cerah
Elaborasi terhadap kata-kata yang marak dilakukan oleh para penyair di tahun 1970-an. Berbagai upaya pembebasan kata serta pemanfaatan musikalitas serta kandungan nuansa kata didapat dari akar tradisi. Di awal tahun 1980-an mulai dianggap selesai atau telah sampai pada titik jenuh. Tahun 1980-an perhatian utama para penyair cenderung beralih pada imaji. Kata-kata cenderung diberi peran terutama sebagai alat menciptakan dan menyampaikan imaji (gambar dalam pikiran serta hati) dari penyair atau sajak untuk para pembacanya. Bila pada dasawarsa sebelumnya dilakukan upaya pembebasan bagi katakata,pada periode berikutnya, tahun 1980-an, imajilah yang ingin dibebaskan. Kata-kata hanya sekadar alat untuk membangun kehadiran imaji yang kebebasannya bisa begitu ekstrem, sehingga tak perlu
diperhitungkan apakah sinkron dengan imaji-imaji pada ungkapan-ungkapan dari larik-larik atau bait-bait sebelum atau sesudahnya. Sajak sebagai kesatuan dari berbagai imaji yang saling mendukung dalam suatu kesatuan, kurang dihiraukan. Imaji-imaji tidak diupayakan saling bahumembahu untuk mengarah pada suatu pemusatan (fokus).
Agaknya ada pengaruh pandangan posmo yang sedang populer waktu itu. Yang pentingkehadiran berbagai imaji walau hanya sesaat, artinya boleh dihapus oleh imaji sebelumnya atau berikutnya. Dalam bentuk yang ekstrem, sajak seakan membiarkan pembaca memilih imaji-imaji atau lariklarik atau bait-bait mana yang penting, dan selebihnya boleh dianggap sebagai intro, epilog, atau ornamen, yang bisa pula dibuang atau tak dibaca. Mitos bahw setiap kata dalam sajak adalah penting dan tidak bisa diabaikan atau dihapus, tidak lagi dipercayai. Membaca sajak bisa dianggap membaca suatu teks yang cerai-berai dan pecah-belah. Teori gestalt adalah angin yang sudah lalu. Tidak heran kalau sajak bisa jadi gelap. Minim pintu, arah, tanda, dan isyarat yang diberikan pada pembaca untuk menciptakan sesuatu yang masuk hati dan akal sehat.
Namun, kegelapan sebuah sajak adalah kebebasan bagi pembaca. Sajak yang ekstrem gelap menciptakan pembaca yang ekstrem merdeka. Kebebasan ekstrem dari pembaca untuk menunda atau membuangnya sebagai sajak. Atau pembaca mencipta kembali sajak yang dibaca, dalam porsi yang lebih dari diri pembaca dibandingkan dengan diri sajak.
Mungkin karena jenuh, di tahun 1990-an para penyair kembali menulis puisi dengan memerhatikan kata dan tidak melulu menekankan kehadiran kebebasan imaji sebagai yang utama. Kata-kata diupayakan menciptakan keutuhan sajak. Dan sajak menjadi transparan. Tentu saja yang dituliskan di atas adalah gejalagejala atau kecenderungan yang sengaja dibuat hitam putih untuk penyederhanaan. Kelekatan kata dengan imaji adalah suatu yang niscaya, jadi memisahkan satu dengan yang lainnya tidak segampang membedakan toilet pria dan toilet perempuan. Juga hendaknya diingat sajak gelap ataupun sajak terang tidak langsung berkaitan dengan mutu, sebagaimana mutiara hitam dan putih adalah sama-sama mutiara. Di samping itu, elaborasi pada kata-kata saja bisa pula menimbulkan sajak yang gelap
1. Kritikan harus berupaya membangun dan menaikkan taraf kehidupan sastra.
2. Kritikan harus bersifat objektif tanpa prasangka dan secara jujur dapat mengatakan yang baik itu baik dan yang kurang itu kurang
3. Kritikan harus mampu memperbaiki: cara berpikir, cara hidup, dan cara bekerja para sastrawan sebab hal itu memberi pengaruh terhadaphasil karyanya.
4. Kritikan harus disesuaikan dengan lingkup kebudayaan dan tata nilai yang berlaku serta memiliki rasa cinta dan tanggung jawab yang mendalam terhadap pembinaan kebudayaan dan tata nilai yang benar.
5. Kritikan dapat membimbing pembaca berpikir kritis dan dapat menaikkan kemampuan apresiasi masyarakat terhadap sastra. Selain kritik, dikenal juga esai baik esai sastra maupun esai nonsastra. Esai adalah karangan yang membahas suatu masalah secara sepintas dari sudut pandang pribadi penulisnya. Dalam esai, penulis membahas suatu objek yang aktual menggunakan sudut pandang pribadi. Esai berisi pendapat atau pandangan pribadi penulis terhadap suatu objek. Esai berupaya meyakinkan pembaca untuk menerima pendapat atau pandangan. Objek esai boleh apa saja dari masalah kecil sampai masalah besar, seperti masalah ekonomi, kebudayaan, sosial, keamanan, karya sastra, atau politik.
Esai cenderung singkat, padat, dan terfokus pada objek yang ditulis. Esai menggunakan gaya bahasa yang sangat pribadi atau personal sesuai dengan karakter sang penulis. Selain itu, pilihan kata atau istilah yang digunakan pun sangat pribadi. Gaya bahasa dan pilihan kata yang digunakan pada esai ditentukan oleh penulis esai sendiri. Misalnya Mahbuh Djunaedi (alm.), ia dikenal sebagai penulis esai dengan gaya bahasa satire (sindiran). Banyak sindiran yang dikemukakan oleh Mahbuh. Esai menggelitik, jenaka, dan enak dibaca walaupun isinya merupakan kritik pedas. Esai dapat Anda temukan/baca di media cetak, seperti surat kabar atau majalah
Contoh Esai
Sajak-Sajak Cerah
Elaborasi terhadap kata-kata yang marak dilakukan oleh para penyair di tahun 1970-an. Berbagai upaya pembebasan kata serta pemanfaatan musikalitas serta kandungan nuansa kata didapat dari akar tradisi. Di awal tahun 1980-an mulai dianggap selesai atau telah sampai pada titik jenuh. Tahun 1980-an perhatian utama para penyair cenderung beralih pada imaji. Kata-kata cenderung diberi peran terutama sebagai alat menciptakan dan menyampaikan imaji (gambar dalam pikiran serta hati) dari penyair atau sajak untuk para pembacanya. Bila pada dasawarsa sebelumnya dilakukan upaya pembebasan bagi katakata,pada periode berikutnya, tahun 1980-an, imajilah yang ingin dibebaskan. Kata-kata hanya sekadar alat untuk membangun kehadiran imaji yang kebebasannya bisa begitu ekstrem, sehingga tak perlu
diperhitungkan apakah sinkron dengan imaji-imaji pada ungkapan-ungkapan dari larik-larik atau bait-bait sebelum atau sesudahnya. Sajak sebagai kesatuan dari berbagai imaji yang saling mendukung dalam suatu kesatuan, kurang dihiraukan. Imaji-imaji tidak diupayakan saling bahumembahu untuk mengarah pada suatu pemusatan (fokus).
Agaknya ada pengaruh pandangan posmo yang sedang populer waktu itu. Yang pentingkehadiran berbagai imaji walau hanya sesaat, artinya boleh dihapus oleh imaji sebelumnya atau berikutnya. Dalam bentuk yang ekstrem, sajak seakan membiarkan pembaca memilih imaji-imaji atau lariklarik atau bait-bait mana yang penting, dan selebihnya boleh dianggap sebagai intro, epilog, atau ornamen, yang bisa pula dibuang atau tak dibaca. Mitos bahw setiap kata dalam sajak adalah penting dan tidak bisa diabaikan atau dihapus, tidak lagi dipercayai. Membaca sajak bisa dianggap membaca suatu teks yang cerai-berai dan pecah-belah. Teori gestalt adalah angin yang sudah lalu. Tidak heran kalau sajak bisa jadi gelap. Minim pintu, arah, tanda, dan isyarat yang diberikan pada pembaca untuk menciptakan sesuatu yang masuk hati dan akal sehat.
Namun, kegelapan sebuah sajak adalah kebebasan bagi pembaca. Sajak yang ekstrem gelap menciptakan pembaca yang ekstrem merdeka. Kebebasan ekstrem dari pembaca untuk menunda atau membuangnya sebagai sajak. Atau pembaca mencipta kembali sajak yang dibaca, dalam porsi yang lebih dari diri pembaca dibandingkan dengan diri sajak.
Mungkin karena jenuh, di tahun 1990-an para penyair kembali menulis puisi dengan memerhatikan kata dan tidak melulu menekankan kehadiran kebebasan imaji sebagai yang utama. Kata-kata diupayakan menciptakan keutuhan sajak. Dan sajak menjadi transparan. Tentu saja yang dituliskan di atas adalah gejalagejala atau kecenderungan yang sengaja dibuat hitam putih untuk penyederhanaan. Kelekatan kata dengan imaji adalah suatu yang niscaya, jadi memisahkan satu dengan yang lainnya tidak segampang membedakan toilet pria dan toilet perempuan. Juga hendaknya diingat sajak gelap ataupun sajak terang tidak langsung berkaitan dengan mutu, sebagaimana mutiara hitam dan putih adalah sama-sama mutiara. Di samping itu, elaborasi pada kata-kata saja bisa pula menimbulkan sajak yang gelap
Langganan:
Postingan (Atom)
Label
Mengenai Saya
Iklan 300x250
Recent post
Categories
Popular Posts
-
Memperkenalkan Diri dan Orang Lain dalam Forum Resmi dengan Intonasi dan Jeda Kalimat yang Tepat Pada pertemuan yang lalu kamu telah berlat...
-
Cara Membuat Parafrasa Berikut adalah hal yang perlu dilakukan untuk membuat parafrasa dari sebuah bacaan. Bacalah naskah yang akan dipar...
-
Contoh pidato perpisahan 1 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kepada yang kami hormati Bapak Kepala Sekolah beserta wakil Yang ka...
-
Klasifikasi Kata Berdasarkan Kelas Kata Dalam sebuah bacaan, terkandung banyak unsur bahasa yang berkaitan dengan makna kata dan ruang ling...
-
Bagimu, kemerdekaan bumi pusaka. Drama ini terjadi pada tanggal 19 Januari 1949, sebulan sesudah Tentara Kolonial Belanda melancarkan aksin...
-
Mengenal Kalimat Bernalar Penalaran adalah suatu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehingga sampai pada suatu simpul...
-
Durasi Yang dimaksud dengan durasi adalah suatu jenis unsur suprasegmental yang ditandai oleh panjang pendeknya waktu yang diperlukan untuk...
-
Mengidentifikasi Kata yang Mengalami Proses Morfologis Proses morfologis adalah peristiwa pembentukan kata kompleks. macam bagian proses m...
-
Surat Dinas Surat dinas merupakan surat resmi yang ditulis oleh instansi, jawatan, atau organisasi tentang segala sesuatu yang berhubungan d...
-
Menulis Buku Harian Menulis buku harian sangat menyenangkan karena kita dapat menuliskan dengan gaya bahasamu sendiri. kita tidak harus me...
