Minggu, 13 September 2015

Bagaimana Menulis Puisi Berdasar Pengalaman?

Menulis Puisi Berdasar Pengalaman
Apakah kita  senang menulis puisi? Dari mana sumber inspirasi menulis puisi? Puisi
merupakan ungkapan hati. Sumber inspirasi dalam menulis puisi dapat berasal dari bermacammacam hal. Seperti, perasaan kita, seseorang, keindahan alam, peristiwa yang terjadi, hewan kesayangan, pikiran kita khayalan , atau hal-hal yang lain. Pengalaman yang kita alami pun dapat menjadi sumber inspirasi. Setelah mendapatkan sumber inspirasi, lalu bagaimana cara menuliskannya menjadi puisi? Menulis adalah merangkai kata-kata. Perbanyaklah kosakatamu sehingga kita  dapat merangkai kata-kata dengan baik dan menulis puisi yang indah. Agar puisi yang kita tulis menjadi menarik, pergunakanlah imajinasi kamu sekreatif mungkin.

Ketika kita  menulis puisi, bentuk puisi tidak harus berwujud bait demi bait yang terdiri dari beberapa baris. Kamu dapat menulis sesuai dengan keinginanmu sendiri. Kadang-kadang, puisi dibuat dengan wujud atau bentuk tertentu. Seorang penyair dapat menulis puisi ciptaannya seperti prosa atau paragraf. Ada pula yang menulis puisi berbentuk lingkaran, atau bentuk-bentuk lain. Pada umumnya, melalui bentukbentuk puisi tersebut, penyair ingin menyampaikan suatu maksud. Selain itu, ada juga yang sekadar gaya saja tanpa maksud tertentu, hanya untuk membuat puisi yang ditulis terlihat menarik dan berkarya seni. Bentuk puisi yang bebas menurut keinginan sang penyair tersebut merupakan puisi modern. Dalam puisi lama, penulisan puisi terikat oleh syarat-syarat tertentu. Syarat-syarat tersebut, antara lain:

1. irama,
2. persamaan bunyi/sajak,
3. pengelompokan baris,
4. pemilihan kata-kata yang tepat,
5. jumlah baris pada setiap bait,
6. banyaknya suku kata pada setiap baris

Berikut beberapa contoh penulisan puisi.
Aku Cinta Kamu
Saat kupejamkan mataku
pesona- Mu melintas dalam pikirku
saat kubuka kedua mataku
Kauberi aku senyum termanis milik-Mu

Kala ku termenung dalam kesenyapan
Kau temani aku lewati dasah napasku
kala langkahku tanpa arah tujuan
Kaubawa aku dalam lautan teduh-Mu
Jika Kau lihat kesedihan tengah menderaku
Kau beri aku peluk suka cita-Mu
di masa aku penuh kebahagiaan
 

Kau manjakan aku dengan luapan kasih-Mu
Ketika aku mulai melupakan hadir-Mu
Kau getarkan rindu dalam kalbuku
Ketika aku pun meragukan kesetiaan-Mu
Kau rengkuh hatiku dan berkata,"Aku mencintaimu"

Selalu …..
Kau ulurkan tangan buatku
Kau dekap aku dalam hangat cinta-Mu
Cinta yang suci, tulus dan abadi
terucap janji
kau tak kan terganti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog

Iklan 300x250

Recent post

Popular Posts